Home  / 
Prancis Semakin Solid, Lolos ke Final
Inggris Unggul Bola Mati, Kroasia Punya Tenaga Tersisa
* Edy Rahmayadi dan Irjen Paulus Waterpauw Jagokan Prancis
Rabu, 11 Juli 2018 | 09:37:04
SIB/Dailymail
CETAK GOL: Pemain Prancis Samuel Umtiti (kanan) mencetak gol lewat sundulan dalam pertandingan semi final Piala Dunia 2018 melawan Belgia di Stadion Saint Petersburg, Rabu (11/7) dini hari. Prancis menang 1-0.
Luzhniki (SIB) -Inggris dan Kroasia akan bertemu pada semi final Piala Dunia 2018 di Stadion Luzhniki, Kamis (12/7) pukul 01.00 WIB. Inggris diprediksi bakal kembali mengandalkan bola mati. Sedangkan Kroasia sebagai tim underdog bakal main tanpa beban.

Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic mengaku optimis untuk laga semi final. Faktor kebugaran pemain memang sedikit menjadi masalah. Pasalnya Kroasia harus berjuang keras selama 120 menit bahkan sampai adu penalti untuk meraih tiket semi final dari Rusia. 

Kapten Luca Modric pun mengakui para pemain memang kelelahan dan kehilangan konsentrasi saat memimpin, sebab telah bermain dua kali 120 menit dalam enam hari. Namun Zlatko Dalic yakin anak asuhnya itu masih punya tenaga tersisa untuk menjalani dua laga terakhir di semifinal melawan Inggris dan melaju ke final.

"Kami tidak ingin berhenti, kami akan mencoba untuk memainkan permainan terbaik kami. Kami memiliki dua pertandingan untuk dimainkan dan kami sangat termotivasi. Kami memberikan segalanya. Ini akan menjadi peperangan lagi, tetapi saya mempercayai skuat kami," kata Dalic seperti dilansir Theworldgame.

Status sebagai underdog juga tak akan mempengaruhi timnya di semi final. Menurut dia, tak ada tim favorit di semi final. "Semua pertandingan 50-50 dan Anda harus memperjuangkannya. Tim-tim favorit, tim-tim besar sudah pulang. Tim-tim yang bekerja keras, yang padu dan kompak, mereka adalah tim-tim yang masih di sini," katanya.

Meski demikian, Dalic tak mau memandang remeh Inggris yang sukses menaklukkan tim militan sekelas Swedia dengan skor 2-0. "Mereka melaju ke semifinal melewati Swedia. Mereka tampil lebih baik dihuni para pemain muda yang bergairah. Tim yang punya karakter menyerang," terang Dalic.

Luka Modric menyebut Inggris mempunyai eksekusi bola mati yang hebat. Gelandang Real Madrid itu memperkirakan laga berlangsung ketat dan Kroasia harus fokus pada pertahanan saat terjadi situasi set piece. Kami harus lebih fokus pada pertahanan karena kami kebobolan lawan Rusia dari situasi set piece," katanya dikutip Guardian.

Di sisi lain, Kapten Timnas Inggris Harry Kane menilai kepercayaan diri Inggris naik usai kemenangan atas Swedia, dan lebih siap untuk laga semifinal.
"Inggris tahu masih ada laga semifinal, tetapi kami semua merasa baik dan percaya diri. Sekarang kami harus melanjutkan perjalanan," kata Kane, dikutip BolaSport.com dari situs FIFA.

Pemain Tottenham Hotspur tersebut berharap langkah Inggris di Piala Dunia 2018 bisa membuat bangga para warga negara Ratu Elizabeth II. "Saya tahu para fans yang datang di sini maupun di Inggris menikmati penampilan kami. Para pemain di sini hanya ingin membanggakan Inggris," ucapnya.

Sejauh ini Inggris dan Kroasia sudah lima kali bertemu sejak 2000. Inggris tercatat menang tiga kali dan Kroasia menang dua kali. Teranyar pada kualifikasi Piala Dunia 2010, Inggris menang 5-1 berkat gol-gol Frank Lampard dan Steve Gerarrd, serta sebuah gol Wayne Rooney. 

Namun Inggris pernah dipermalukan Kroasia ketika dikalahkan 2-3 di Stadion Wembley sehingga gagal maju ke Piala Eropa 2008. Saat ini, Inggris menempati peringkat ke-12, sedangkan Kroasia di urutan ke-16 daftar peringkat FIFA per 7 Juni 2018. Predik untuk laga ini akan berakhir ketat dan saling kejar gol. Inggris akan menunjukkan kematangannya dengan skor akhir 2-1. 

Berikut head-to-head Inggris Vs Kroasia:

24 April 1996 - Seri 0-0 (persahabatan)

20 Agustus 2003 - Inggris menang 3-1 (persahabatan)

21 Juni 2004 - Inggris menang 4-2 (Euro 2004)

11 Oktober 2006 - Kroasia menang 2-0 (kualifikasi Euro 2008)

21 November 2007 - Kroasia menang 3-2 (kualifikasi Euro 2008)

10 September  2008 - Inggris menang 4-1 (kualifikasi Piala Dunia 2010)

9 September 2009 - Inggris menang 5-1 (kualifikasi Piala Dunia 2010).

perancis juara
Sebelumnya, Calon Gubernur Sumut Edy Rahmayadi memiliki prediksi sendiri tim mana yang akan menjadi juara dalam Piala Dunia kali ini.

"Prediksi saya, Perancis," kata mantan Panglima Komando Strategi Angkatan Darat (Pangkostrad) ini kepada wartawan via seluler di Medan.

Menurutnya, Perancis sanggup bermain konsisten dan memiliki modal pemain yang bagus. "Perancis lebih berpengalaman, menguasai dan lebih siap," ungkapnya.

Edy mengaku skuad Perancis memiliki para pemain-pemain berkualitas seperti Antoine Griezmann, Paul Pogba, Kylian Mbappe dan lainnya.

Selain Perancis, Edy juga menjagokan tim Inggris. Namun, para pemainnya masih tergolong muda dan hanya memiliki endurance (daya tahan) serta speed (kecepatan).

"Ada negara lain yang saya jagokan yaitu Inggris, namun para pemainnya masih usia muda dan hanya menang endurance serta speed saja," sebutnya.

Sedangkan Edy menilai tim Perancis lebih unggul dari sisi mental, speed dan endurance. "Dasar alasan inilah, saya menjagokan Perancis menjadi juara di Piala Dunia tahun 2018 ini," tuturnya mengakhiri.

jagokan perancis
Demam piala dunia juga dirasakan para pimpinan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) dan Polres jajarannya. Selain Kapoldasu, para pejabat utama Poldasu beserta Kapolres jajaran juga menjagokan Timnas kesayangannya masing-masing. Menjunjung sportifitas sebagai pendukung Timnas berbeda, para petinggi Poldasu dan Polres jajaran itu mengaku mempersiapkan fisik, agar mampu tetap menjalankan tugas tanpa ketinggalan menonton sisa pertandingan Piala Dunia 2018 yang tersisa.

Berdasarkan wawancara yang dilakukan SIB, mereka mengaku memiliki harapan bagi Timnas Perancis, Belgia dan Kroasia, untuk dapat menjadi juara Piala Dunia 2018. Namun sayang, nama besar Timnas Inggris sama sekali tak dilirik dan sepertinya tidak memiliki tempat di hati mereka.

Ditemui di Medan, Karo Rena Poldasu Kombes Pol Drs Mangatas Tambunan dan Karumkit I Bhayangkara Medan Kombes Pol dr A Nyoman Purnama Wirawan DFM SpF mengaku, mendukung Timnas Perancis menjadi Juara Piala Dunia 2018. Sepertinya, mereka berdua sepaham dengan Kapoldasu Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw yang sebelumnya juga menjagokan Timnas dengan sebutan Les Blues itu.

Selain Kapoldasu dan kedua pejabat utama Poldasu itu, ternyata Timnas yang berlambangkan ayam jantan itu juga mendapat tempat spesial di hati Kapolres Nisel AKBP Faisal Napitupulu SIK dan Kapolres Samosir AKBP Agus Darojat SH SIK MH. Kedua alumnus Akpol tahun 1999 itu sepakat mengakui, kerjasama tim yang apik milik Timnas Perancis saat ini, mampu membawa tim yang diperkuat striker Manchester Paul Pogba menjadi juara.

Sementara, Irwasda Poldasu Kombes Pol Lilik Arga sepaham dengan Direktur Ditlantas Poldasu Kombes Pol Agus Susanto dan Direktur Dit Sabhara Kombes Pol Andi Fairani menjagokan Timnas Belgia menjadi juara. Menurut mereka, kehadiran tim yang dipimpin Kapten Eden Hazard itu sebagai salah satu semi finalis menjadi bukti Belgia mampu akhiri Piala Dunia 2018 sebagai juara.

Tak mau kalah, Karo OPS Poldasu Kombes Pol Makmur Ginting mengaku, permainan menyerang Timnas Kroasia akan membawa tim dengan julukan The Blazers itu membawa pulang tropi Piala Dunia pada partai puncak nanti. Mantan Kabid Propam Poldasu serta mantan Direktur Dit Sabhara Poldasu itu sepertinya sehati dengan Direktur Dit Polair Poldasu Kombes Pol Drs Yosi Muhamartha.

"Mari kita tunggu, yang pasti kami berdua tetap jagokan Kroasia sebagai juara Piala Dunia 2018. Timnas yang diunggulkan boleh beda, tapi acara nonton bersamanya harus duduk bersama. Biar lebih meriah," jelas Makmur Ginting diamini Direktur Dit Polair Poldasu. (R21/A17/A15/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Di Tengah Spekulasi Berdamai, Artis Terkemuka Dunia Bela Brad Pitt dalam Perebutan Anak dengan Angelina Jolie
Joshua Siahaan dan Reza Azhari Ukir Prestasi dengan Lagu dan Puisi
Sule Lajang Lagi Pasca Digugat Cerai Sebab Orang Ketiga
Senat AS Setujui UU Royalti untuk Lagu yang Diciptakan Sebelum Tahun 1972
Menag Nilai Agama Modal Indonesia Rajut Persatuan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU