Home  / 
Banjir Landa Medan
* Ribuan Rumah dan Lahan Pertanian Terendam * BBMKG: Tiga Hari ke Depan Cuaca Ekstrem
Selasa, 10 Juli 2018 | 09:43:04
SIB/Pally S
BANJIR: Ruas jalan utama di kawasan Pasar 1 Marelan dan rumah penduduk terendam banjir, Senin (9/7), setelah diguyur hujan deras pada Minggu (8/7) malam.
Belawan (SIB) -Hujan yang mengguyur pada Minggu (8/7) mengakibatkan sejumlah kawasan di Medan terendam banjir pada Senin (9/7). Bahkan ribuan rumah penduduk di Kecamatan Medan Marelan, Medan Deli, Medan Labuhan dan lahan persawahan terendam banjir.

Menjelang sore hari, genangan air yang tidak tertampung pada drainase maupun anak sungai, akhirnya merangsek menggenangi rumah warga. Ruas-ruas jalan seperti Jalan Marelan Raya dan Jalan Kapten Rahmad Buddin serta puluhan hektare tanaman padi di Kelurahan Rengaspulau dan Kelurahan Terjun, Marelan.

Selain itu, akibat hantaman angin kencang pada Minggu malam, puluhan rumah warga di Marelan, Medan Deli dan Medan Labuhan mengalami kerusakan.

Pantauan wartawan, hingga Senin (9/7) sore, genangan air terparah masih terjadi di kawasan Pasar I, Kelurahan Tanah Enamratus sekitanya, Pasar 2, Pasar 3 dan Pasar 4, Jalan Kapten Rahmad Buddin, Kelurahan Rengaspulau dan Kelurahan Payapasir serta Perumahan KPUM, Kelurahan Terjun dan Medan Marelan.
Sedangkan di Medan Labuhan banjir merendam ratusan rumah warga di kawasan Griya Martubung dan Titipapan, Medan Deli.

Sementara itu, sejumah warga yang bermukim di Perumahan KPUM, terpaksa mengungsi ke rumah kerabat mereka, karena rumahnya tergenang air.

Bantuan
Sementara itu, untuk meringankan beban warga korban banjir serta yang megalami kerusakan rumah akibat angin kencang, Polres Pelabuhan Belawan dan jajarannya Polsek Medan Labuhan, dipimpin AKBP Ikhwan Lubis, menyalurkan bantuan berupa uang tunai, 60 kilogram beras, serta puluhan karton minuman mineral.

Sesuai hasil pendataan yang dilakukan pihak kepolisian serta pemerintah setempat, jumlah rumah yang mengalami kerusakan yakni copotnya seng akibat angin kencang yakni sebanyak 40 unit di Kelurahan Tanah Enamratus, Marelan, 21 unit di Kelurahan Titipapan, Medan Deli, 1 unit di Kelurahan Besar dan 25 unit di Kelurahan Martubung, Medan Labuhan.

Terpisah, Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BBMKG) Wilayah I kembali mengingatkan bahwa tiga hari ke depan kondisi cuaca ekstrim melanda pantai dan lereng Timur Sumatera Utara dan sekitarnya.

Kepala Bidang Data dan Informasi BBMKG Wilayah I Syahnan menjelaskan, analisa kejadian banjir dan angin kencang Kota Medan beberapa hari ini disebabkan suhu muka laut di Samudera Hindia dan Selat Malaka yang hangat (31-32 C) dan anomaly SST di Pantai Barat Sumut lebih hangat 0,5-1,0 C dari normalnya.

"Sehingga mengindikasikan adanya penambahan uap air yang cukup di wilayah tersebut yang mendukung pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Sumatera Utara," kata Syahnan yang dihubungi melalui telepon seluler di Medan.

Selanjutnya, gangguan berupa belokan angin dan konvergensi di Pantai Timur Sumatera Utara yang disebabkan adanya pusat tekanan rendah di Laut Cina Selatan yang memicu pertumbuhan awan-awan hujan. Kecepatan angin di lapisan 850 mb adalah 05 knot, lapisan 700 mb mencapai 10 knot, dan di lapisan 500 mb mencapai 13 knot. Kelembaban udara di lapisan 850-500 mb cukup basah.

Pihaknya menghimbau masyarakat yang berada di daerah aliran sungai agar lebih waspada terhadap potensi banjir, di daerah pegunungan agar lebih waspada terhadap potensi longsor dan di perkotaan waspada terhadap potensi angin kencang dan genangan air.

Terpisah, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kota Medan Mega Depari mengakui, pada Minggu (8/7) pukul 20.00 WIB banjir juga terjadi di Kecamatan Medan Baru, Johor, Selayang dan Marelan.

Hal ini disebabkan curah hujan yang tinggi dengan intensitas lama dan disertai angin kencang Kondisi mutakhir, lanjutnya, di Medan Baru terjadi di Kelurahan Padangbulan lingkungan 3 dan 7, menyebabkan 77 rumah terdampak banjir. Medan Johor di sekitar Kelurahan Kwalabekala 22 rumah.

Medan Selayang, Kelurahan Beringin di Jalan Sari Rejo Gg Mandor, 10 rumah. Kecamatan Medan Marelan, Kelurahan Enam Ratus, Lingkungan 5 ada 83 rumah terdampak banjir. "Korban jiwa nihil," ujarnya. (A8/A17/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Pikirkan Sejenak, Apakah Kita Sudah "Dikendalikan" oleh Smartphone?
Said Aqil: Pelaku Bom Bunuh Diri Buang Saja ke Laut
Kekurangan Penduduk, Kota di Jepang Kesulitan Cari Ninja
Gempa 5,5 SR di Padang, 1 Warga Tewas
Ada 1.000 Triliun Ton Berlian Tersembunyi di Bawah Bumi
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU