Home  / 
Ketua PWI Sumut: TPF adalah Bentuk Sikap Mencari Kebenaran
Rabu, 20 Juni 2018 | 11:26:00
Medan (SIB) -Pembentukan Tim Pencari Fakta (TPF) kematian wartawan Kemajuan Rakyat, Muhammad Yusuf (42) adalah sebagai bentuk sikap PWI untuk mencari kebenaran. Hal itu dikatakan Ketua PWI Sumut Hermansyah.

"PWI Pusat telah membentuk tim mencari fakta. Ini adalah sikap kita. Di mana kita mencari bukti-bukti terkait kematian rekan kita. Kemudian akan dilakukan kesimpulan dari fakta dan bukti yang didapat," ucapnya ketika dihubungi, Selasa (19/6).

Bila dari data dan fakta yang didapat nantinya ada kaitan dengan pemberitaan yang dibuat oleh Muhammad Yusuf, ia sendiri mengecam keras tindakan tersebut. "Memang berita yang ditulis wartawan tersebut sangat membela rakyat. Jadi kalau ada kaitannya dengan berita yang ditulis itu berarti kematiannya diduga ada unsur kesengajaan dan harus diusut tuntas," tegas dia.

Hermansyah juga mengecam keras tindakan pihak kepolisian yang langsung melakukan penahanan terhadap Muhammad Yusuf. "Ini namanya pengekangan terhadap pers dan kriminalisasi," ucapnya.

Selain itu, ia juga menyayangkan Dewan Pers yang tidak melakukan pembelaan terhadap Muhammad Yusuf. "Harusnya Dewan Pers itu melakukan pembelaan bukan malah menjatuhkan wartawan," terangnya.

Padahal, sebut dia, Polri telah ikut menandatangani MoU menyangkut koordinasi dalam perlindungan kemerdekaan pers dan penegakan hukum terkait penyalahgunaan profesi wartawan. "MoU itu dilakukan di Ambon tahun lalu. Nah, seharusnya Dewan Pers menjadi mediasi di sini," sebutnya.

Sikap polisi yang melakukan main tangkap itu menurutnya sudah tidak memandang UU Pers No 40 tahun 1999. "Kebebasan wartawan yang diatur UU Pers sudah hilang. Dalam UU kan sudah ada tentang hak jawab. Untuk itu saya mengecam keras polisi karena main tangkap saja," jelasnya.

Hermansyah berharap kasus seperti ini tidak terjadi lagi. "Terkhusus di Sumut, semoga tidak ada lagi kasus-kasus yang mengkriminalisasi wartawan," tambahnya.

Seperti pemberitaan sebelumnya, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bekerja cepat. Empat hari setelah kematian Muhammad Yusuf, wartawan Kemajuan Rakyat dan Berantas News, PWI Pusat, Kamis (14/6) membentuk Tim Pencari Fakta (TPF). Tim ini dipimpin Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Ilham Bintang. (A18/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Diskusi Gugat Kongres, Mengurai Kusutnya Konstitusi IPPAT
Erry Nuradi dan Bobby Nasution Ramaikan Gerakan #2019 Kita Tetap Bersaudara dan Selamanya
Aksi Iriana Jokowi Gendong Bocah Papua di Punggung Curi Perhatian
Trump: Kesimpulan CIA Soal Pembunuhan Khashoggi Terlalu Prematur
Upacara Keagamaan di India Diguncang Bom, 3 Orang Tewas
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU