Home  / 
Silahisabungan dan Patambor Ikut Apresiasi Pengajuan Nama Sisingamangaraja XII untuk Bandara Silangit
* HT Erry Nuradi “Prasastikan” 3 Nilai Plus: Sejarah, Budaya dan Citra ‘Habatahon’
Kamis, 14 Juni 2018 | 10:41:47
Medan (SIB) -Rumpun marga-marga Batak yang terhimpun dalam keluarga besar keturunan atau Punguan Pomparan Raja Silahisabungan, dan Punguan Toga Manurung anak dohot boru-bere (Patambor), turut serta mengapresiasi kebijakan Gubsu Ir HT Erry Nuradi yang mengusulkan atau mengajukan secara resmi kepada Presiden RI, nama pahlawan nasional Raja Sisingamangaraja XII untuk menjadi nama bandara Silangit di Tapanuli Utara.

Ketua Umum dewan pimpinan pusat (DPP) yang juga Ketua Umum Dewan Pengurus Daerah (DPD) Punguan Pomparan Raja Silahiabungan Propinsi Sumatera Utara, Ir Asner Silalahi MT menyebutkan, ada tiga nilai plus yang menjadi 'prasasti' monumental kebijakan Gubsu tersebut, yaitu: (1). Sikap menghargai sejarah perjuangan heroik Sisingamangaraja XII di era pra-kemerdekaan di Tanah Batak yang menjadi bagian sejarah nasional Indonesia. (2). Tindak pelestarian budaya Batak dengan profil ketokohan Raja Sisingamangaraja XII sebagai tokoh HAM internasional di zamannya, tokoh pemersatu masyarakat Batak dan tokoh pewaris nilai-nilai kejuangan yang peduli sesama dan kampung halaman. (3). Respon-respek kepedulian mengangkat citra dan nilai-nilai Batak (Habatahon) sebagai bagian dari identitas nasionalisme melalui penyebutan nama objek vital (bandara) seperti mayoritas nama bandara di Indonesia.

"Terlepas dari marga apa yang disandang Erry Nuradi selama ini atau saat ini (ditabalkan jadi marga Siregar dengan gelar Patuan Raja Parlindungan Siregar menjelang pernikahan putri Presiden RI di Medan belum lama ini), setidaknya ada tiga nilai plus yang ditorehkan Erry Nuradi menjelang akhir masa jabatan atau tugasnya sebagai Gubernur Sumut. Ketiga nilai plus itu menjadi semacam prasasti tunggal yang monumental dalam sejarah pembangunan Sumut, khususnya yang terkait bidang infrastruktur, transportasi (udara), dan pariwisata. Keluarga besar Punguan Pomparan Silahisabungan dengan unsur delapan rumpun marga Siwalu Turpuk (Loho Raja--Sihaloho, Tungkir Raja--Situngkir , Sondi Raja--Rumasondi, Butar Raja--Sinabutar, Dabariba Raja--Sidabariba, Debang Raja-Sidebang, Batu Raja--Pintubatu, dan Tambun Raja--Tambunan) sangat mendukung pengusulan ini," ujar Asner Silalahi kepada SIB di Medan, Minggu (10/6).

Dia mencetuskan hal itu menanggapi maraknya apresiasi publik kepada Gubsu HT Erry Nuradi yang secara resmi mengajukan kepada Presiden RI Jokowi, pengajuan nama Raja Sisingamangaraja XII untuk menjadi nama Bandara Silangit di Tapanuli Utara. Pengajuan atau pengusulan resmi itu merupakan tindak lanjut atas wacana dan gagasan serta perjuangan masyarakat dan dunia usaha Sumut melalui kalangan lintas rumpun marga, tokoh-tokoh masyarakat, praktisi bisnis dan pemerhati sejarah serta pakar seperti Ir Alimin Ginting, yang belakangan didukung resmi Plt Bupati Taput Mauliate Simorangkir.

Sama dengan harapan pihak lainnya, Asner Silalahi juga yakin dan optimis Presiden RI Jokowi akan menyetujui penabalan nama tersebut. Selain karena Presiden atas nama pemerintah RI sudah menunjukkan indikasi dan perhatiannya kepada kawasan Danau Toba selama ini, juga karena nyaris tak ada penolakan atau sikap protes yang berarti akan rencana penabalan nama bandara tersebut.

Hal senada juga dicetuskan ketua dewan penasehat Patambor pusat, Dr Ir Laurencius Manurung SE MM, melalui telepon selulernya di Jakarta, Senin (10/6), bahwa pengusulan nama Sisingamangaraja XII untuk menjadi nama Bandara Silangit, menunjukkan atensi keseriusan Gubsu HT Erry Nuradi dengan pertimbangan yang matang selama ini, yang kemudian dicetuskannya menjelang akhir masa tugasnya.

"Ada juga tiga aspek atau faktor yang mungkin menjadi pertimbangan Gubsu Erry Nuradi dalam pengusulan resmi nama Sisingamangaraja XII untuk bandara itu. Pertama, dia (Gubsu Erry Nuradi) tentu tahu bahwa Bandara Silangit itu sudah menjadi bandara internasional sejak diresmikan Presiden Jokowi pada 28 November 2017 lalu, dan Sisingamangaraja XII adalah nama yang sudah mendunia di kancah internasional. Kedua, Gubsu Erry tahu betul akan posisi kawasan Danau Toba sebagai Kawasan Strategi Pariwisata Nasional (KSPN) dengan posisi dan fungsi bandara Slangit yang urgen dan strategis pula. Ketiga, Gubsu Erry Nuradi sadar bahwa kawasan Danau Toba dengan akses bandara Silangit itu adalah objek kandidat geopark kelas dunia dengan multi potensi alam (geologi), lingkungan (konservasi), pariwisata serta budaya Batak yang meliputi sejarah dan profil Sisingamangaraja I hingga XII," ungkap Laurensius Manurung dengan nada serius dan optimis. (A04/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Diskusi Gugat Kongres, Mengurai Kusutnya Konstitusi IPPAT
Erry Nuradi dan Bobby Nasution Ramaikan Gerakan #2019 Kita Tetap Bersaudara dan Selamanya
Aksi Iriana Jokowi Gendong Bocah Papua di Punggung Curi Perhatian
Trump: Kesimpulan CIA Soal Pembunuhan Khashoggi Terlalu Prematur
Upacara Keagamaan di India Diguncang Bom, 3 Orang Tewas
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU