Home  / 
Polisi Diminta Selidiki Dugaan “Dana Taktis” Proyek 10% di Pemko Gunungsitoli
Kamis, 14 Juni 2018 | 10:39:47
Filifo Waruwu
Gunungsitoli (SIB) -Keresahan sejumlah rekanan di lingkup Pemko Gunungsitoli akibat dana taktis (dana mendapatkan proyek) sebesar 10% dari pagu, mendapat kritikan tajam dari lapisan masyarakat, Rabu (13/6).

Tokoh masyarakat yang juga mantan Angota DPRD Gunungsitoli Filifo Waruwu sangat menyayangkan pengutipan dana taktis tersebut jika benar terjadi. "Tidak ada dana taktis mendapatkan proyek dalam peraturan apapun. Jika informasi itu benar polisi harus melakukan pengusutan," pinta Filifo.

Dijelaskan, setelah pensiun dari legistatif ia juga kerap mengerjakan proyek pemerintah. Beban biaya yang dikeluarkan adalah pajak -pajak yang sah, selain itu tidak ada. "PPN, PPH merupakan pemasukan yang sah bagi negara, selain itu merupakan pungli," ketusnya.

Setiap warga negara yang memiliki perusahaan pemborongan berhak mendapatkan proyek pemerintah dengan aturan yang telah ditentukan. Jika ada permainan pungli harus ditelusuri, demikian juga upaya sogok mendapatkan paket harus dibersihkan.

Sebelumnya, Wali Kota Gunungsitoli melalui Kabag Humas Viktor Gea membantah adanya permintaan kewajiban atau istilah dana taktis 10% untuk mendapatkan paket proyek. Viktor pun sempat mengatakan jika hal itu perbuatan dosa. (BR9/l) 

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Ratusan Guru Honorer Unjuk Rasa di Kantor Bupati Batubara Tuntut Diangkat Jadi PNS
LSM KLiK : DPRD Tebingtinggi Diminta Panggil Pihak Terkait
Aliansi Mahasiswa Aksi Damai di Polres Asahan Tolak Deklarasi Tagar 2019 Ganti Presiden
10 Tahun Irigasi Gunung Karo Rusak, 600 Ha Persawahan Kekeringan
Januari-September 2018, Penderita HIV di Karo Bertambah 71 Orang
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU