Home  / 
Plt Bupati Taput: Jangan Intimidasi Masyarakat Hanya untuk Kepentingan Politik
Rabu, 13 Juni 2018 | 10:18:32
Plt Bupati Tapanuli Utara Dr Mauliate Simorangkir MSi
Taput (SIB) - Plt Bupati Tapanuli Utara Mauliate Simorangkir menegaskan kepada seluruh kepala desa dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Tapanuli Utara, jangan memanfaatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH),  Beras Sejahtera (Rastra) dan Progam Lanjut Usia (Lansia) untuk kepentingan politik seseorang. Program PKH, Rastra dan Lansia merupakan program nasional. 

"Bila ada oknum Kades dan ASN mengintimidasi masyarakat akan dikeluarkan dari daftar bantuan PKH,  Rastra dan Lansia kalau tidak memilih Paslon tertentu, masyarakat bisa melaporkannya ke polisi. Itu sudah tindak pidana. Saya sendiri tidak berhak mengintervensi bantuan PKH, Rastra dan Lansia itu.  Sebab itu hak masyarakat," katanya kepada SIB,  Selasa (12/6). 

Mauliate mengingatkan,  jangan sekali-sekali para Kades dan pihak manapun mengintimidasi masyarakat.  Ditegaskannya, bantuan PKH,  Rastra dan Lansia hak masyarakat dan jangan dibawa-bawa ke ranah politik. 

"Seharusnya kepala desa memberikan edukasi apa yang menjadi hak masyarakat dan bukan mengintimidasi hanya untuk kepentingan politik seseorang di Pilkada ini. Tindakan intimidasi itu jelas pidana. Jangankan Kades dan ASN,  saya pun tidak berhak mengintimidasi hak-hak masyarakat karena itu sudah diatur konstitusi," tegasnya.  

Menurutnya, bantuan PKH,  Rastra dan Lansia merupakan program nasional yang harus didukung pemerintah daerah. Sehingga Kades dan ASN tidak berhak mengintimidasi masyarakat, apalagi mengarahkan untuk kepentingan politik untuk mendukung seseorang di Pilkada.

"Saya kembali ingatkan aparatur pemerintah jangan coba-coba menggiring bantuan PKH,  Rastra dan Lansia untuk kepentingan politik di Pilkada. Bila ada masyarakat diintimidasi Kades dan ASN, silahkan laporkan ke kepolisian karena itu tindak pidana," katanya.  

Mengenai bantuan Lansia di tiap desa, ia mengatakan, saat ini bantuan tersebut pada tahun ini di Taput ditunda. Itu pernyataan Kadis Kesehatan Taput Janri Nababan kepada dirinya. "Tahun ini memang ada ditampung anggaran bantuan Lansia di APBD, namun sementara waktu ditunda penyalurannya," katanya.  (G03/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Penerbitan IUPHHK HTR Bupati Asahan Dituding Maladministrasi
Defia Rosmaniar Sumbang Emas Pertama Indonesia
Gunung Anak Krakatau Erupsi 576 Kali Sehari
20 Penumpang Sudah Dievakuasi, 6 Tewas
KPAI Desak Usut Inisiator Karnaval Anak TK Bercadar dan Bersenjata
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU