Home  / 
Jokowi:
RI Jadi Anggota DK PBB Tanpa Hamburkan Uang
* Isu Palestina Jadi Prioritas * Berharap Pertemuan Trump-Kim Bawa Perdamaian Dunia
Rabu, 13 Juni 2018 | 10:01:49
SIB/Ant/Widodo S Jusuf
KETERANGAN PERS PRESIDEN: Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Mensesneg Pratikno (kiri) dan Menlu Retno Marsudi (kanan) memberikan keterangan pers terkait terpilihnya Indonesia menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB periode tahun 2019-2020 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (12/6).
Jakarta (SIB)- Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersyukur Indonesia bisa menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (DK PBB) periode 2019-2020. Jokowi menegaskan masuknya Indonesia sebagai anggota DK PBB merupakan hasil kerja keras yang tidak instan.

Jokowi sudah mendapatkan laporan dari Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi terkait keberhasilan Indonesia masuk menjadi anggota DK PBB tersebut. Indonesia berhasil menjaring suara mayoritas.

"Baru saja tadi Menlu melaporkan kepada saya, mengenai hasil dari pemilihan anggota tidak tetap DK PBB. Alhamdulillah perolehan suara yang sangat signifikan dari pemilihan tersebut, yaitu 144 suara dari 190 suara yang diperebutkan. Dan Indonesia terpilih menjadi anggota tidak tetap DK PBB untuk periode 2019-2020," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (12/6).

Menurut Jokowi, masuknya Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB merupakan kerja keras dalam jangka waktu yang panjang. Terutama dari para diplomat Indonesia.

"Dan juga dari setiap pertemuan kita dengan kepala negara dengan kepala pemerintahan, dengan negara-negara sahabat kita selalu mengangkat isu pencalonan Indonesia di DK PBB ini, dan kita selalu meminta dukungan dari negara-negara sahabat," kata Jokowi.

Jokowi juga menegaskan, kampanye yang dilakukan Indonesia untuk menjadi anggota DK PBB dilakukan secara bersih, tanpa menghamburkan uang.
"Kampanye Indonesia ini dilakukan, tadi saya sudah sampaikan, dari jangka panjang dilakukan secara bersih, tidak menghamburkan-hamburkan uang dan juga lebih mengedepankan rekam jejak dan visi Indonesia untuk DK PBB," ucapnya.

Jokowi pun menjabarkan beberapa hal yang menjadi kunci penting kemenangan Indonesia masuk sebagai DK PBB. Pertama, kondisi dalam negeri Indonesia yang demokratis, stabil, dan damai.

"Kondisi dalam negeri Indonesia ini memiliki kontribusi yang besar dalam pemenangan ini," ujarnya.

Kedua, lanjut Jokowi, rekam jejak dan kontribusi diplomasi Indonesia dalam turut menjaga perdamaian dunia. Ketiga, independensi dan netralitas politik luar negeri Indonesia.

"Keempat, peran Indonesia dalam menjembatani perbedaan yang ada, termasuk negara-negara yang sedang dilanda konflik," tuturnya. 

Isu Palestina Jadi Prioritas
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan ada empat prioritas utama yang akan dilakukan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) periode 2019-2020. Namun secara khusus, Jokowi berpesan agar isu kemerdekaan Palestina menjadi prioritas utama yang akan diusung Indonesia sebagai DK PBB.

Jokowi menjelaskan, empat prioritas tersebut yakni pertama, Indonesia akan memperkuat ekosistem perdamaian dengan memperkuat budaya dan penyelesaian konflik secara damai.

"Kemudian kita ingin memperkuat sinergi antara organisasi kawasan dan DK PBB," kata Jokowi.

Ketiga, kata Jokowi, Indonesia ingin meningkatkan pendekatan komprehensif dalam menangani kejahatan lintas batas, termasuk di dalamnya adalah terorisme.
"Serta kita ingin mensinergikan upaya menciptakan perdamaian dengan pencapaian agenda pembangunan 2030," kata Jokowi.

Namun, lanjut Jokowi, secara khusus dirinya berpesan kepada Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi untuk memberikan prioritas kepada isu Palestina.

"Secara khusus saya berpesan kepada Menlu untuk memberikan prioritas kepada isu Palestina. Isu Palestina akan menjadi prioritas bagi Indonesia dalam DK PBB," katanya.

Jokowi juga meminta kepada Retno agar dalam enam bulan ke depan mempersiapkan secara baik untuk Indonesia duduk di DK PBB periode 2019-2020 yang dimulai 1 Januari 2019. "Kepercayaan dunia ini adalah tanggung jawab yang harus kita tunaikan dengan baik," katanya. 

Bawa Perdamaian Dunia
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendukung penuh pertemuan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un di Singapura hari ini. Jokowi berharap pertemuan itu bisa berkontribusi untuk perdamaian dunia.

"Saya menyambut baik. Indonesia menyambut baik dan mendukung berlangsungnya KTT AS dan Korut pada hari ini di Singapura," kata Jokowi.

Jokowi juga berharap, pertemuan keduanya bisa berdampak pada perdamaian terutama di kawasan Semenanjung Korea.

"Kita berharap, hasil KTT ini memberikan kontribusi bagi perdamaian baik di kawasan Semenanjung Korea, kawasan kita, maupun bagi dunia. Harapannya itu," kata Jokowi.

Pertemuan Trump dan Kim berlangsung di Hotela Capella, Pulau Sentosa, Singapura,  Selasa (12/6). Pertemuan bersejarah keduanya diawali dengan bersalaman, foto bersama dan melakukan pertemuan yang berlangsung sekitar 41 menit.

Pertemuan itu diakhiri dengan penandatanganan dokumen misterius. Tidak disebut lebih lanjut isi dokumen itu karena Trump menyebutnya sebagai 'dokumen sangat penting'. 

Yahya Staquf ke Israel Urusan Pribadi
Katib Aam (Sekjen) Suriyah PBNU KH Yahya Cholil Staquf berbicara dalam acara diskusi yang diadakan organisasi Yahudi Amerika di Israel. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi soal kunjungan Yahya tersebut.

Jokowi telah menerima informasi soal keberangkatan Yahya Staquf ke Israel. Dikatakan Jokowi, kunjungan tersebut adalah urusan pribadi, bukan atas nama negara.

"Itu adalah urusan pribadi. Beliau kan sudah menyampaikan itu urusan pribadi. Pak KH Yahya Staquf karena dia diundang berbicara di Israel, berbicara di sana," kata Jokowi.

Jokowi juga mengatakan dirinya akan segera memanggil Yahya Staquf sepulang dari Israel nanti. Namun ditegaskan Jokowi, keberangkatan Yahya ke Israel itu juga untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

"Saya melihat, karena saya belum mendapatkan laporan, beliau juga belum pulang, (nanti) saya panggil. Intinya juga memberikan dukungan kepada Palestina," kata Jokowi.

Katib Aam (Sekjen) Suriyah PBNU KH Yahya Cholil Staquf telah berada di Israel dan berbicara di acara diskusi yang diadakan organisasi Yahudi Amerika. Dia juga telah menegaskan alasan kehadirannya di Israel.

"Saya berdiri di sini untuk Palestina. Saya berdiri di sini atas dasar bahwa kita semua harus menghormati kedaulatan Palestina sebagai negara merdeka," kata Yahya setelah menjadi pembicara dalam forum yang diprakarsai American Jewish Committee (AJC) di Israel itu, sebagaimana dilansir NU Online, Senin (11/6). (detikcom/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Kepergok Mencuri, Seorang Pria Dimassa Warga di Pematangsiantar
Simpan Sabu di Tempat Beras, IRT Dituntut 1 Tahun Suaminya 7 Tahun di PN Simalungun
Polrestabes Medan Ringkus Pelaku Penggelapan di Tangerang
Jual Sabu Tanpa Hak Dituntut 10 Tahun di PN Simalungun
Memperkosa Gadis Tetangga, Suratman Divonis 6 Tahun Penjara
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU