Home  / 
Penemuan Bidang Kimia
Profesor Wanita Kelahiran Medan Terima Penghargaan di Australia
Rabu, 13 Juni 2018 | 09:57:32
SIB/Louise Kennerley
Profesor Rose Amal.
Sydney (SIB)- Profesor Rose Amal masuk dalam daftar penerima penghargaan Queen's Birthday 2018. Profesor kelahiran Kota Medan ini menerima medali a Companion of the Order of Australia (AC) atas dedikasinya untuk teknik kimia, khususnya di bidang teknologi partikel. Penghargaan tersebut juga didapatkan wanita peneliti sekaligus akademisi di University of New South Wales tersebut  atas kontribusinya sebagai wanita dalam ilmu pengetahuan, yang menjadi teladan dan mentor.

Lahir di Medan, Sumatera Utara, Profesor Rose adalah alumni 1983 SMA St Thomas 1 (d/h SMA Roma Katolik), pindah ke Sydney pada usia 17 tahun untuk kemudian menimba ilmu di University of New South Wales. Profesor berusia 52 tahun tersebut mengaku tidak pernah bermimpi hasil kerjanya selama ini akan mendapatkan penghargaan bergengsi tersebut. "Saya sangat..sangat terhormat atas penghargaan ini," ujar Prof. Rose. 

"Ini bukan hanya penghormatan bagi saya, namun juga bagi seluruh insinyur kimia. Pengakuan bahwa kita membuat perbedaan, kita membuat dunia menjadi lebih baik untuk jadi tempat tinggal," demikian ujar Prof. Rose seperti dilansir dari harian "The Australian", Senin (11/6). 

Selama ini Profesor Rose melakukan penelitian bagaimana menggunakan energi terbarukan dengan memanfaatkan matahari mendaur ulang gas karbon dioksida menjadi hidrokarbon dan methanol sebagai bahan bakar yang ramah lingkungan.

Penghargaan yang didapatkan Profesor Rose seakan menjadi penyemangat dikala semakin berkurangnya wanita Australia belajar ilmu pengetahuan dan menjadikannya sebagai karir. Sebelum masuk dalam daftar penerima penghargaan Queen's Birthday 2018, Profesor Rose sudah masuk dalam daftar Australia's Top 100 Most Influential Engineers dan merupakan insinyur perempuan pertama yang terpilih di Akademi Sains Australia. 

A companion of the order of Australia adalah medali penghargaan kesatriaan yang mulai diberikan pada 14 Februari 1975 oleh Elizabeth II, sebagai bentuk penghargaan kepada warga negara Australia dan warga lainnya atas prestasi atau layanan berjasa mereka. Sebelum dimulainya penghargaan tersebut, penduduk Australia menerima gelar penghormatan dari sistem penghargaan warga Inggris. (smh/R17/d)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Kepergok Mencuri, Seorang Pria Dimassa Warga di Pematangsiantar
Simpan Sabu di Tempat Beras, IRT Dituntut 1 Tahun Suaminya 7 Tahun di PN Simalungun
Polrestabes Medan Ringkus Pelaku Penggelapan di Tangerang
Jual Sabu Tanpa Hak Dituntut 10 Tahun di PN Simalungun
Memperkosa Gadis Tetangga, Suratman Divonis 6 Tahun Penjara
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU