Home  / 
Edy Buka Bersama Ulama, Ustad dan Tokoh Agama Pantai Timur
Hari Pencoblosan, Umat Islam Diimbau Langsung ke TPS Setelah Subuh Berjamaah
* Anggota Majelis Tinggi DPP PPP, Bachtiar Chamsyah Minta Generasi Muda Islam Kawal TPS * Tokoh Muhammadiyah AH Siagian: Jangan Takut Bawaslu, Ustad Jangan Takut Bicara Politik di Masjid
Senin, 11 Juni 2018 | 10:01:06
SIB/INT
Ilustrasi
Medan (SIB)- Umat Islam di Sumatera Utara diimbau untuk memulai hari pencoblosan pada 27 Juni 2018 dengan Gerakan Subuh Berjamaah di masjid atau musala lingkungan daerah masing-masing. Usai itu, umat Islam bisa langsung ke tempat pemungutan suara untuk memberikan hak suaranya.

"Kita gunakan hak suara dengan ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) usai Gerakan Subuh Berjamaah yang selama ini sudah berjalan di seluruh kabupaten/kota. Untuk itu tugas kita para dai, ustad dan ulama untuk bergerak mengajak umat Islam merapatkan shaf, pererat ukhuwah kita lewat Gerakan Subuh Berjamaah itu," kata Dr Masri Sitanggang saat silaturahmi dan buka puasa bersama para ulama, ustad dan tokoh agama Pantai Timur di kediaman Cagubsu Edy Rahmayadi Jalan Karya Tani Medan Johor, Jumat (8/6).

Menghimpun Gerakan Subuh berjamaah juga diamini Ketua Dewan Dakwah Sumut Ahmad Husein yang juga Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Sumut. Sebagai warga Sumut secara pribadi dirinya dan juga umat Islam lainnya mengaku gerah ada anggapan dan pernyataan kalau warga Sumut adalah warga yang korup.

"Ini bukan persoalan politik saja, tapi dalam rangka mengawal firman Allah SWT dalam Al Quran. Mari kita rapatkan barisan dan kita buktikan bahwa umat Islam ini tak seperti yang mereka anggap. Lewat gerakan subuh berjamaah ini kita perkuat kekuatan kita memenangkan Eramas. Jangan ada yang Golput, datang ke TPS pilih nomor 1 dan kita kawal pemilihannya. Selanjutnya kepada Allah tetap kita bermohon keberkahan dan ridhoNya," ujar Ahmad Suani sembari menegaskan IPHI Sumut dan kabupaten/kota telah memutuskan memberi dukungan kepada Eramas.

JAGA TPS
Dukungan Gerakan Sumut Berjamaah juga disampaikan Anggota Majelis Tinggi DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Bachtiar Chamsyah. Mantan Menteri Sosial RI ini meminta generasi muda Islam ikut menjaga TPS dan mengawal perolehan suara hingga ke KPU.

"Usai Gerakan Subuh Berjamaah, gerakkan jemaah-jemaah kita datang ke TPS. Bila perlu sediakan sarapan pagi," katanya. Bachtiar yang dikenal sebagai politisi senior PPP ini, meminta pemuda-pemuda Islam menjaga suara di TPS, dari kelurahan, kecamatan,  kabupaten dan provinsi.

JANGAN TAKUT
Tokoh Muhammadiyah sekaligus pengacara kondang Abdul Hakim Siagian dalam kesempatan tersebut angkat bicara dan menegaskan para ustad tidak perlu khawatir menyuarakan perintah Allah termasuk juga terkait kepemimpinan di masjid. Termasuk juga berbicara politik di masjid.

"Bagi kami Muhammadiyah memilih Pak Edy dan Pak Ijeck adalah persoalan ibadah,  aqidah dan fardu ain. Jangan takut dengan larangan Bawaslu itu. Ustad dan penceramah jangan takut bicara politik di masjid. Kalau ada yang melarang, akan kita hadapi. Mungkin ini jalan kita berjihad. Ayo makmurkan masjid dan memahami politik," tegas Abdul Hakim Siagian.

Sedangkan Syekh Ahmad Sabban Rajagukguk mengaku sangat memahami kondisi dan situasi Pilkada Sumut yang menurutnya jauh berbeda. Begitupun dirinya mengajak agar umat Islam tidak terpecah belah dan menyikapi kondisi yang ada dengan kepala dingin.

"Kita kurangi tensi kemarahan kita dan kita tinggikan ukhuwah kita dan ahklak kita. Karena saya mau pak Edy bukan hanya memimpin umat Islam saja tapi umat lain di Sumut ini. Mari kita perkuat barisan dan ukhuwah kita. Insyallah tanda-tanda kemenangan ada bersama kita. Mari kita buktikan kalau Islam rahmatan lil alamin," ujarnya. (A17/rel/c)



Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Diskusi Gugat Kongres, Mengurai Kusutnya Konstitusi IPPAT
Erry Nuradi dan Bobby Nasution Ramaikan Gerakan #2019 Kita Tetap Bersaudara dan Selamanya
Aksi Iriana Jokowi Gendong Bocah Papua di Punggung Curi Perhatian
Trump: Kesimpulan CIA Soal Pembunuhan Khashoggi Terlalu Prematur
Upacara Keagamaan di India Diguncang Bom, 3 Orang Tewas
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU