Home  / 
NU Desak PBB Ambil Tindakan Terkait Serangan AS dkk ke Suriah
Jumat, 20 April 2018 | 11:20:37
Jakarta (SIB) -Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengecam serangan yang dilakukan Amerika Serikat, Inggris dan Prancis ke Suriah. NU mendesak agar Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) segera mengambil tindakan.

"Sikap AS terhadap Suriah atas nama menyelesaikan konflik namun cara yang ditempuhnya adalah melakui serangan rudal yang menelan korban sipil yang tak berdosa merupakan suatu tindakan yang tidak dapat dibenarkan. NU mengecam keras perang dan tindakan kekerasan," ujar Sekjen PBNU, Helmy Faishal Zaini dalam keterangan tertulis, Rabu (18/4).

Selain itu, Helmy mengatakan NU mendesak agar PBB mengambil tindakan konkret untuk menyelesaikan konflik yang terjadi di Suriah. Pemerintah RI juga diminta berperan dalam proses tersebut.

"Mendorong pemerintah RI untuk mengambil peran penting bagi terwujudnya dialog antar pihak, agar tercipta suatu tatanan dunia yang aman dan tenang.Mendorong pemerintah Indonesia untuk ikut serta dan proaktif dalam membantu problem yang terjadi di Palestina. Pemerintah Indonesia memiliki peran yang sangat strategis untuk menjadi penengah yang bisa memediasi dinamika politik yang sedang terjadi," kata Helmy.

Melihat konflik yang menewaskan puluhan warga sipil, Helmy mengatakan NU menyerukan kepada warga untuk membaca doa bersama.

"Menyerukan secara khusus kepada warga NU untuk membaca doa qunut nazilah, memohon pertolongan dan perlindungan pada Allah SWT. Agar di Suriah khususnya dan juga di dunia umumnya dapat tercipta situasi yang damai," ujar Helmy. (detikcom/c)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Qualcomm Hadirkan Chipset Canggih untuk Ponsel Mid-Range
Sensor Sidik Jari dalam Layar Smartphone Apakah Bakal Populer?
Fakta-fakta Tentang Media Sosial yang Jarang Anda Ketahui
Indonesia Butuh Internet 5G untuk Industry 4.0
Bus Tanpa Sopir Bakal Mondar-mandir di GBK Selama Asian Games 2018
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU