Home  / 
Terancam 6 Tahun Penjara
JPU Dakwa Ahmad Dhani Lakukan Ujaran Kebencian
Selasa, 17 April 2018 | 15:14:56
Jakarta (SIB)- Suami artis Mulan Jameela, Ahmad Dhani Prasetyo alias Dhani terancam hukum 6 tahun penjara. Pasalnya  pentolan group band DEWA 19 itu didakwa pasal berlapis terkait kasus ujaran kebencian di media sosial. Meski terancam 6 tahun penjara namun Dhani tidak dijebloskan ke jeruji besi.

Hal tersebut terungkap di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang diketuai Dedying Wibianto Atabay saat membacakan surat dakwaan terhadap Dhani, Senin (16/4).

"Bahwa postingan-postingan terdakwa melalui admin yaitu saksi Suryopratomo Bimo A T alias Bimo di akun Twitter terdakwa @AHMADDHANIPRAST tersebut dapat menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA)," kata JPU, Dedyng Wibianto Atabay.

Jaksa menambahkan akibat perbuatannya Dhani dijerat pasal berlapis yakni Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

"Bunyi pasal 45A ayat 2 tersebut adalah 'Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) sebagaimana dimaksud dalam "Pasal 28 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah),"tegasnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Hakim, H Ratmoho, menegaskan tidak ditahannya Ahmad Dhani lantaran pihak kepolisian dan kejaksaan tidak juga melakukan penahanan.

"Dari awal pihak kepolisian dan kejaksaan tidak menahan saudara. Kami pun tidak melakukan penahanan, tapi dengan catatan diharapkan setiap sidang Anda datang,"kata H Ratmoho.

Hakim kemudian melanjutkan,  Ahmad Dhani boleh saja tidak hadir dalam persidangan apabila dia sakit.

"Manusiawilah kalau seandainya berhalangan untuk tidak hadir, entah sakit entah apa. tapi tolong beritahu jaksa atau panitera. Jadi, kami tahu," kata Ratmoho.
"Saya sehat sekali," jawab ahmad Dhani.

PAKAI KAOS 2019 GANTI PRESIDEN
Sebelum duduk sebagai  pesakitan, Ahmad Dhani bersama putranya Abdul Qodir Jaelani atau yang akrab disapa Dul dan kuasa hukumnya, Ali Lubis terlibat mengenakan kaos bertuliskan #2019 Ganti Presiden.

Kepada awak media, Dhani menegaskan kaos bertuliskan #2019 Ganti Presiden sudah setiap hari dia dipakai.

"Saya setiap hari pakai ini bahkan solat 5 waktu saya pakai juga kaosnya,"katanya sebelum mengikuti jalannya sidang perdana diruang Prof H Oemar Seno Adji, PN Jaksel.

Dhani menambahkan dirinya juga menginginkan adanya pergantian Presiden.

"Wah sangat pengen sekali,"ujarnya sambil menambahkan Presiden dia inginkan Prabowo

"Karena saya partai Gerindra ya Prabowo dong,"tukasnya.

Dhani juga mengaku siap mengikuti jalannya persidangan.

"Siap. Tidak Ada persiapan. Enteng-enteng saja,"pungkasnya.

Sidang akan dilanjutkan pada Senin (23/4) dengan mengagendakan pembacaan eksepsi atau nota pembelaan dari Ahmad Dhani.

Seperti diketahui Kasus Ahmad Dhani bermula dari laporan yang diajukan Jack Boyd Lapian. Jack yang mengklaim sebagai pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ini melaporkan unggahan Dhani di akun Twitter @AHMADDHANIPRAST.

Ia menilai, kicauan Ahmad Dhani di Twitter berisi kebencian. Dalam akun tersebut Dhani menulis, 'Siapa saja yang dukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi mukanya -ADP". (J02/c)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Jalan Menuju Nagori Siatasan Butuh Perbaikan
Bupati Karo Bersama Forkopimda Gelar Off-Road di Uruk Ndoholi Tiga Binanga
Kejaksaan akan Panggil PS dan RS Tersangka Dugaan Korupsi di Dairi Tahun 2008
KPUD Langkat Minta Parpol Mendaftar Sebelum Waktu Penutupan
Pemkab Langkat Apresiasi Ranperda Inisitif DPRD Urgen dan Relevan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU