Home  / 
Mengejutkan, Hendropriyono Pamit dari Dunia Politik
Senin, 16 April 2018 | 12:29:57
Jakarta (SIB)- Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) resmi menjadi peserta Pemilu 2019. Ketua Umum PKPI Hendropriyono mengatakan kemenangan ini merupakan kenang-kenangan baginya.

"Saya sangat gembira dan terharu, saya mendapat kenang-kenangan dari Saudara-saudara, dari KPU untuk bisa dapat surat keputusan (SK) dan nomor urut 20 ini, karena ini saat saya terakhir berkiprah di dunia politik," ujar Hendro saat memberikan sambutan setelah mengambil nomor urut di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (13/4).

Hendro mengatakan saat ini dirinya memutuskan berhenti dari dunia politik. Menurutnya, dia sudah merasa cukup berkiprah dalam dunia politik.

"Karena ini saat saya terakhir di dunia politik. Saya pribadi sudah merasa cukup di dunia politik nasional. Bulan depan usia saya 73 mau 74, kalau tidak mau berhenti juga nanti diberhentikan Tuhan, enough is enough," ujar Hendro.

"Saya 3 kali jadi menteri dan saya sudah dapat pengalaman di partai politik dan ini pengalaman pertama dan terakhir saya, mohon doa restu," sambungnya.
Ia juga menyampaikan maaf kepada KPU bila terjadi kesalahan selama masa pendaftaran. Menurutnya, kesalahan yang terjadi selama pendaftaran hingga keputusan peserta bukan dalam kesengajaan.

"Saya mohon maaf apabila di dalam perjalanan selama dari awal sampai menerima putusan ada hal kurang berkenan karena ada benturan tidak sengaja di bawah karena kami tidak sengaja," kata Hendro.

Ia berharap seluruh peserta dan penyelenggara dapat bekerja sama dengan tidak saling menzalimi. Menurutnya, KPU dan masyarakat harus bersama menegakkan demokrasi.

"Kami harapkan kita bisa kerja sama dan saling koreksi untuk kebaikan bersama untuk membangun negara republik. Ke depan kami ingin rekatkan kerja sama dengan tidak menzalimi satu sama lain dan mencari kesalahan masing-masing kita percaya KPU pelan bagi masyarakat untuk menegakkan demokrasi," tuturnya. 

Hendropriyono meminta partainya untuk segera menggelar kongres untuk mencari pengganti dirinya.
"Kita sampai akhirnya di seberang sini (peserta pemilu), dan saya sebagai kapten kapalnya di PKPI, sudah sampai seberang sini, saya turun dan saya serahkan kepada kongres supaya PKPI melakukan kongres luar biasa sesegera mungkin dan mencari pengganti saya," ujar Hendropriyono .

Hendropriyono mengatakan, saat ini tugasnya sebagai ketua umun telah selesai. Menurutnya, dirinya sudah cukup tua untuk kembali melanjutkan di dunia politik.

"Tugas saya selesai, bawa partai ke sasaran dan saya harus tahu diri karena saya banyak tidak mengerti keadaan yang berlangsung di era liberal seperti ini. Kacamata saya tidak sampai ke situ, dan saya cukup tua, karena saya tertua dari seluruh ketua umum, walaupun saya masih bisa berkelahi," tuturnya.
"Kita sama semuanya bangsa ini saya sudah cukup berjuang untuk itu, suprastruktur politik dan sekarang pengalaman saya di infrastruktur politik dan saya antar PKPI ini ke pintu gerbang kemenangan," sambungnya.

Selain itu, dia berharap generasi penerusnya dapat melanjutkan perjuangan PKPI, yang telah didirikan oleh Edi Sudrajat dan Try Sutrisno.

"Saya harapkan yang generasi penerus bisa melanjutkan cita-cita PKPI yang didirikan oleh Edi Sudrajat dan Try Sutrisno ini, dua ikon sesepuh mendirikan PKPI setelah memisahkan diri dari Golkar," sambungnya
Pengunduran diri, disebut Hendro memunculkan pro dan kontra dari kader. Tapi dia menegaskan agar partai segera menggelar kongres.

"Secepatnya, kita tunggu kesiapan dari daerah melaksanakannya. Saya terima kasih dikasih kesempatan bicara terbuka karena banyak pro dan kontra untuk KLB dan banyak yang tidak mau saya tinggalkan, itu kan biasa orang tua meninggal masa anak seneng. Tapi saya harus paksakan itu karena sudah waktunya," ujar Hendro.

Dapat Nomor Urut 20
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menetapkan PKPI sebagai peserta Pemilu 2019. PKPI menjadi peserta dengan nomor urut 20 pada pemilu mendatang.

"Pada hari ini, Jumat, tanggal 13 bulan April 2018, bertempat di kantor KPU, menetapkan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia sebagai partai peserta Pemilu 2019," ujar komisioner KPU Hasyim Asyari saat membacakan putusan di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat.

Hasyim mengatakan putusan ini dibuat sebanyak tiga rangkap. Nantinya keputusan akan diberikan kepada partai politik, Bawaslu, dan KPU.

"Berita acara ini dibuat tiga rangkap, disampaikan kepada KPU, Bawaslu, dan partai," kata Hasyim.

Sementara itu, komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik membacakan nomor urut yang akan digunakan PKPI dalam pemilu. Dalam keputusannya, KPU menentukan PKPI mendapatkan nomor urut 20.

"Penetapan nomor urut Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, Ketua KPU menimbang dan seterusnya mengingat dan seterusnya memutuskan, menetapkan keputusan KPU tentang penetapan nomor urut PKPI sebagai Peserta Pemilihan Umum 2019," ujar Evi.

"Menetapkan nomor 20 sebagai nomor urut Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia. Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan," imbuhnya.
Ketum PKPI Hendropriyono kemudian maju dan mengambil tanda nomor urut partainya. Acara dilanjutkan dengan berfoto bersama KPU, Bawaslu, dan DKPP.
PKPI mendapatkan nomor 20 karena mengikuti urutan yang sudah ada dari pengundian sebelumnya. Diketahui sebelumnya terdapat 15 parpol nasional dan 4 parpol lokal dalam penetapan peserta Pemilu 2019 sebelumnya.

Partai nasional tersebut adalah 11 partai lama peserta pemilu dan empat partai baru, yakni PSI, Perindo, Berkarya, dan Partai Garuda. Sedangkan empat partai lokal adalah Partai Aceh dengan nomor urut 15, Partai Sira (Aceh) di nomor urut 16, Partai Daerah Aceh nomor urut 17, dan Partai Nanggroe Aceh di nomor urut 18. (detikcom/c)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
DPRDSU Tegaskan Hentikan Pembersihan Lahan PTPN II
Wapres JK: Kerajinan Tangan Harus Bersaing dengan Robot
Peringatan Hari Air Sedunia dan Hari Bumi di Sibolangit Ditandai Tanam Bibit Pohon
Jokowi Bertemu PA 212 Jalin Persatuan
Papua Geram MA Hapus Pajak Air Freeport Rp 3,9 Triliun
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU