Home  / 
TKI di Singapura Selamatkan Anak Majikan dari Kebakaran Kapal Pesiar
Senin, 16 April 2018 | 11:14:16
SIB/Detikcom
Jakarta (SIB)- Pekerja migran Indonesia, Enti Sadiyah, melakukan aksi heroik saat kapal pesiar terbakar di Sentosa Cove, Singapura. Ia mempertaruhkan nyawanya demi menyelamatkan anak majikan.

Atase Ketenagakerjaan Indonesia di Singapura Agus Ramdhany menceritakan kisah heroik Enti saat musibah kebakaran terjadi, Kamis (22/3) lalu.
"Berdasarkan laporan sementara, musibah kebakaran di kapal pesiar itu terjadi secara tiba-tiba. Kobaran api dengan cepat membakar bagian kapal yang menjadi tempat bagi para penumpang kapal," ujar Agus dalam keterangan tertulisnya, Minggu (15/4).

Agus yang turut menjenguk Enti di Singapore General Hospital juga menjelaskan kronologis kejadian tersebut. Ia mengatakan Enti secara spontan langsung menggunakan badannya untuk melindungi anak majikannya yang berusia 3 tahun dari kobaran api yang terus membesar dan mengepung lokasi kejadian.

"Dengan aksi yang begitu berani dan heroik, Enti terus berlari untuk mencari jalan keluar dengan menerobos kobaran api sambil mendekap erat anak majikannya," katanya.

Lalu Enti menyerahkan anak tersebut kepada ibunya yang berada pada posisi aman di dek paling atas kapal pesiar tersebut.

"Meskipun dalam keadaan terkena luka bakar yang cukup parah, Enti terus berjuang dan berlari keluar kapal dan berteriak-teriak untuk mencari pertolongan dari penduduk dan petugas yang berada di sekitar tempat kejadian," lanjut Agus.

Anak majikan yang baru berusia 9 bulan pun berhasil diselamatkan oleh pekerja migran asal Filipina. Agus mengungkapkan musibah kebakaran tersebut juga mengakibatkan beberapa kru kapal dan majikan laki-laki mengalami luka bakar, termasuk anak dan balita yang berhasil diselamatkan Enti dan rekannya.

Akibat musibah ini, Enti yang baru bekerja selama 6 bulan di Singapura menderita luka bakar cukup parah hingga mencapai 50% tubuhnya.

"Hampir sekujur tubuhnya menderita luka bakar, yang agak parah adalah wajah, seluruh bagian lengan, dan kaki. Namun saat ini kondisinya terus membaik dan bisa berkomunikasi dengan lancar," ungkapnya.

Kondisi Enti kini sudah stabil dan berangsur pulih, tapi terus membutuhkan perawatan intensif dari dokter dan petugas.

Soal kejadian ini, pihak majikan telah menyampaikan akan bertanggung jawab penuh dan menjamin pengobatan bagi Enti dan pekerja dari Filipina sampai sembuh.

"Majikannya sangat mengapresiasi perjuangan Enti yang telah menyelamatkan anak-anaknya serta menyatakan bertanggung jawab hingga sembuh dan akan menerima dia bekerja kembali," ujar Agus.

Agus juga menyampaikan kepada Enti bahwa pemerintah memberikan apresiasi atas perjuangannya yang berani berkorban untuk menyelamatkan keluarga majikannya.

"Pemerintah juga akan terus menjaga, mengawasi, dan mengawal Enti sampai sembuh dan menyelesaikan masalah ini sampai tuntas," tegasnya. (detikcom/c)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Bupati Bengkalis Dicegah KPK ke Luar Negeri
Dimulai 23 September, Kampanye Pilpres Berakhir 13 April 2019
Jaksa Agung Sebut Pelanggaran HAM Berat Tak Bisa Diselesaikan Secara Hukum
Manchester United Percaya Diri Bisa Kalahkan Wolverhampton
Digugat OSO, KPU Siap Pertanggungjawabkan Keputusannya
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU