Home  / 
Edy Rahmayadi:
Raja Sisingamangaraja XII Berjuang karena Tak Ingin Martabat Diinjak
Jumat, 23 Maret 2018 | 09:30:33
SIB/Dok
ZIARAH: Cagubsu No Urut 1, Edy Rahmayadi dan istri, Nawal Lubis bersama keturunan Raja Sisingamangaraja dan rombongan berziarah ke komplek pemakaman Raja Sisingamangaraja XII di Soposurung, Balige, Toba Samosir, Kamis (22/3).
Balige (SIB) -Pasangan calon Gubernur Sumut dan Wakil Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah atau Ijeck (Eramas) terbukti pribadi yang nasionalis, religius dan bermartabat.

Setelah Ijeck berziarah ke makam Pahlawan Nasional Raja Sisingamangaraja XII, giliran Edy Rahmayadi yang berziarah ke komplek pemakaman di Soposurung, Balige, Toba Samosir, Kamis (22/3).

Didampingi istrinya, Nawal Lubis, Edy memasuki pekarangan pemakaman dengan mengenakan ulos dan melepas alas kaki. Di pemakaman Raja Sisingamangaraja XII, purnawirawan TNI-AD ini mengucapkan horas seraya meletakkan karangan bunga di atas pusara sang pahlawan.

Di pemakaman ini, Letjend TNI (Purn) Edy Rahmayadi disambut Amang Sinambela yang merupakan keturunan langsung Sisingamangaraja. Tak berselang lama, Sinambela mengajak Edy dan rombongan masuk ke komplek makam.

Kehadiran Edy tersebut untuk ziarah sebagai wujud penghormatan dan penghargaan atas jasa Pahlawan Raja Sisingamangaraja XII. Karena sebagai bangsa yang besar, sudah sepatutnya menghargai jasa-jasa para pahlawan.

"Patut dicatat, Raja Sisingamangaraja XII berjuang karena tidak ingin martabat kita diinjak-injak. Beliau tidak ingin kita jadi bangsa hatoban (pembantu/budak)," ujar Edy usai berziarah.

Sementara itu, Nawal Lubis mengaku telah dua kali mengunjungi makam Raja Sisingamangaraja XII bersama Edy Rahmayadi. "Saya sudah dua kali sama Bapak kemari. Pertama saat Bapak menjabat Pangdam I/BB," ungkapnya.

Seperti diketahui, Raja Sisingamangaraja XII dikenal karena keberanian dan kesaktiannya saat melawan penjajah Belanda selama 30 tahun. Raja Sisingamangaraja XII gugur di Dairi pada 17 Juni 1907, bersama putranya Patuan Nagari dan Patuan Anggi yang juga dimakamkan bersisian dengan Sisingamangaraja XII.

Di lokasi komplek makam Raja Sisingamarngaraja XII, terdapat sejumlah rumah adat. Suasana yang teduh membuat makam ini selalu tampak asri. Karena kompleks makam tersebut merupakan Taman Makam Nasional dan dibiayai pemerintah, sehingga para pengunjug tidak dipungut biaya untuk datang ke lokasi itu. (A17/rel/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Ketua Gapensi Sumut TM Pardede Tantang Serahkan Data Utang Proyek di Nisbar, “Kami Laporkan ke KPK”
Jutaan Pria di Tiongkok dan India Terancam Tidak Bisa Menikah
Nasir Pastikan Cabut Aturan Linearitas Pendidikan Tinggi
Polri Bantah Intimidasi Bos First Travel Selama Penyidikan
Musornaslub KONI Tetapkan PON 2024 di Aceh-Sumut
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU