Home  / 
Keluarga Korban Desak Polres Humbahas Ungkap Kasus Kematian Maslin Sihombing
* Kapolres: Kita Sudah Periksa 30 Saksi
Rabu, 21 Maret 2018 | 10:47:47
SIB/Ebenezer Pakpahan
TUNJUKKAN FOTO : Keluarga Korban menunjukkan foto Maslin Sihombing yang ditemukan tewas Januari lalu, sekaligus mendesak kepolisian segera mengungkap kasus tersebut, Senin (19/3).
Humbahas (SIB) -Kasus tewasnya Maslin David Sihombing (47) warga Desa Pargaulan, Kecamatan Lintong Nihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), pada 3 Januari lalu di depan warung kopi tidak jauh dari tempat tinggal korban sekira pukul 03.00 WIB dini hari, hingga saat ini belum menemukan titik terang.

Hal itu diungkapkan Manampin Sihombing (43), saudara kandung korban kepada wartawan, Senin (19/3). "Sudah dua bulan lebih sampai saat ini tidak ada laporan ke keluarga dari kepolisian bagaimana perkembangan kasus kematian abang saya. Padahal kemarin, Pak Kapolres berjanji mengabari perkembangannya setiap dua minggu sekali, nyatanya tidak," sebut Manampin sedikit kesal.

Didampingi Riama br Sihombing (47), kakak korban beserta keluarga korban lainnya, pihak keluarga menyayangkan kinerja kepolisian yang dianggap tidak serius dalam pengumpulan bukti-bukti untuk penanganan kasus kematian saudara mereka tersebut.

"Atas nama keluarga dan keluarga besar Sihombing, kita mendesak kepolisian tidak main-main, segera ungkap kasus kematian saudara kami. Karena setahu kami, meski dia (korban) seorang supir, dia orang yang mudah bergaul dan tidak pernah terdengar memiliki musuh di luar," kata Manampin.
    
Menanggapi hal itu, Kapolres Humbahas AKBP R Dayan saat dihubungi via selulernya mengatakan kasus kematian Maslin sudah dalam tahap lidik dan telah memeriksa 30 saksi,  di antaranya pihak keluarga dan teman-teman korban. "Dalam proses lidik, dan sudah 30 saksi yang diperiksa," ucap Kapolres.

Terpisah, Kanit I Ipda Rocky Siantury menjelaskan pihaknya tidak bermain-main menangani kasus tersebut. Bahkan atas perintah Kapolres,  pihaknya telah membentuk 20 tim khusus agar kasus kematian Maslin dapat segera terungkap.

"Kita terus mengejar kasus ini, 20 tim sudah dibentuk atas atensi Pak Kapolres. Jadi mohon masyarakat bersabar khususnya keluarga korban, kasus ini akan kita ungkap," ujar Rocky.

Diceritakan sebelumnya, tewasnya Maslin Sihombing pertama kali ditemukan warga bernama Patar Sihombing di halaman depan warung kopi milik Jhonson Sihombing pada Januari lalu. Kepolisian juga telah meminta keterangan mereka khususnya pemilik warung, berikut penemuan  linggis yang berdekatan dengan mayat korban.

"Pemeriksaan saksi masih berlanjut termasuk pemilik warung yang sudah dua kali kita mintai keterangannya, berikut barang bukti linggis yang kita sita tak jauh dari TKP," kata Rocky. (H03/c)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Gubsu: Ulama sebagai Tempat Mengadu
Wakil Dubes AS Bahas Persoalan Perempuan dan Anak, Termasuk Investasi di Sumut
Menlu Retno Resmikan Gedung KJRI di Chicago
KPU RI Tetapkan Komisioner KPU Sumut Periode 2018-2023
JK Pimpin Delegasi Indonesia di Sidang Umum ke-73 PBB
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU