Home  / 
Sebar Hoax Megawati Larang Azan, Guru SMA di Tanjungbalai Minta Maaf
Senin, 19 Maret 2018 | 13:40:50
Jakarta (SIB)- Guru SMA di Pematang Pasir, Tanjungbalai, Lampung, Rukiyah meminta maaf kepada PDIP karena menyebarkan berita palsu alias hoax tentang Megawati Soekarno Putri. Seperti apa?

Akun Twitter PDIP Sumatera Utara, @PDIPSumut, mengunggah foto Rukiyah yang meminta maaf di hadapan para guru tempat mengajarnya dan murid-muridnya. Politikus PDIP Eva Kusuma Sundari membenarkan cuitan @PDIPSumut itu.

"Iya, aku re-tweet, dari akunnya PDIP Sumut. Ya berarti itu kan resmi ya," ujar Eva saat dihubungi, Minggu (18/3/).

Eva menjelaskan kronologi dan berita hoax yang disebarkan Rukiyah. Menurut Eva, hoax yang disebarkan Rukiyah ialah berita palsu soal Mega yang meminta azan disetop karena mengganggu pendengaran.

Dilanjutkan Eva, Rukiyah menyebarkan hoax di depan kelas saat mengajar murid-muridnya. Kader PDIP setempat pun berang dan menuntut Rukiyah meminta maaf langsung.

"Baguslah anak-anak nggak langsung minta dikriminal, langsung suruh minta maaf aja dan itu kan karena kalau nggak salah dia nyebarinnya di depan kelas, kan ndak bener itu menyampaikan, parah gitu loh," ucap Eva. (detikcom/f)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Jalan Menuju Nagori Siatasan Butuh Perbaikan
Bupati Karo Bersama Forkopimda Gelar Off-Road di Uruk Ndoholi Tiga Binanga
Kejaksaan akan Panggil PS dan RS Tersangka Dugaan Korupsi di Dairi Tahun 2008
KPUD Langkat Minta Parpol Mendaftar Sebelum Waktu Penutupan
Pemkab Langkat Apresiasi Ranperda Inisitif DPRD Urgen dan Relevan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU