Home  / 
Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto SIK MHum Jabat Koorspripim Polri
Senin, 12 Maret 2018 | 12:02:01
SIB/Dok
Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto didampingi istri, Irwanda Anastasia dan ketiga putra-putri.
Medan (SIB)- Kapolri Jenderal Tito Karnavian merotasi sejumlah jabatan dari Perwira Menengah hingga Perwira Tinggi yang tertuang di dalam Surat Keputusan Nomor ST/663/III/2018, Kamis 8 Maret 2018.

Salah satunya Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto SIK MHum NRP 71120264, dipercayakan menjabat sebagai Koodinator Staf Pribadi Pimpinan (Koorspripim) Polri.

Kepada wartawan SIB lewat WhatsApp, Sabtu (10/3) siang, Mardiaz mengucapkan terimakasih kepada orang-orang yang mendukungnya selama ini. "Terimakasih atas dukungan dan doa warga Jaksel dan warga Kota Medan," katanya singkat.

Seperti diketahui, Mardiaz menamatkan pendidikan Akabri yang kini berganti nama jadi Akpol, pada tahun 1993. Setelah tamat, pria kelahiran Yogyakarta 15 Desember 1971 tersebut dipercaya untuk menduduki sejumlah jabatan penting, di antaranya Kapolsek Pagar Alam Polres Lahat, Kapolsekta IT-I Poltabes Palembang, Kasat Idik II Dit Narkoba Polda Bali, Wakapolres Bangli Polda Bali, Kasat 4 Dit Intelkam Poldasu, Kasat I Dit Narkoba Poldasu dan Kasubdit I/Kamneg Ditreskrimum Poldasu.

Suami Irwanda Anastasia SSos SH ini juga pernah dipercaya sebagai Kapolres Nias, Kapolres Madina serta Wadir Ditreskrimsus Poldasu. Ayah tiga anak itu pernah juga mengikuti pendidikan di SCIC ILEA Bangkok pada 2005, Post Blast Ilea Bangkok 2005, Clandestine Lab Narcotic Ilea Bangkok 2006, Coespu Vicenza Italy 2007, serta pendidikan di FBI National Academy pada 2010.

Sejumlah penghargaan yang pernah diberikan pimpinan kepada anak pensiunan tentara ini di antaranya SL Dharma Canti, SL Dwindya Sistha, SL Kesetiaan 8 Tahun, serta UN Medal. Mardiaz juga pernah mengungkap sejumlah kasus menonjol di antaranya pengungkapan pabrik ekstasi di Ruko Krakatau Bisnis Centre pada 2010, saat ia menjabat Kasat 4/Kam Ditintel Poldasu. Bersama personil Polres Nias, ia juga mengungkap kasus pembunuhan sadis 3 orang, yang dikenal dengan kasus Tokek
Setelah berpangkat AKBP dengan segudang prestasi, Mardiaz akhirnya dipercaya sebagai Kapolresta Medan, sesuai dengan Surat Telegram (ST) Kapolri Nomor: ST/1242/VI/2015, Tanggal 5 Juni 2015. Beberapa bulan kemudian, Mardiaz mendapat kenaikan pangkat jadi Kombes.

Rabu 8 Juli 2016, Kombes Mardiaz dan jajaran menyempatkan diri berkunjung sekaligus silaturahmi ke Kantor Redaksi Harian SIB Jalan Brigjen Katamso, Medan. Di pertemuan yang akrab itu, Mardiaz mengaku siap menjaga Kota Medan aman dan kondusif.

Pada  23 September 2016, Polresta naik status menjadi Polrestabes. Hal itu mengingat Kota Medan yang cukup luas dan juga aksi kejahatan yang cukup tinggi. Dalam ST, Kapolri juga menunjuk Mardiaz sebagai Kapolrestabes Medan.

Mardiaz juga pernah menerima audiensi Penjab SIB Drs Viktor Siahaan SH MHum bersama rombongan panitia peresmian Taman Memorial GM Panggabean, antara lain, Anton Panggabean SE MSi, Murtama Panggabean, Sanggam SH Bakkara, Nasib Simorangkir SH, Johnson Panggabean, di ruang kerjanya.

Dalam pertemuan, Mardiaz menyambut baik dan menyatakan kesiapannya dalam memberikan pengamanan acara itu. Mardiaz mengaku, dengan diresmikannya Taman Memorial GM Panggabean itu, kelak akan menambah aset bersejarah Sumut, khususnya dalam bidang jurnalistik serta bagian dari destinasi wisata dan sebagai kebanggaan masyarakat Sumut.

Selama menjabat sebagai Kapolrestabes, Mardiaz juga berhasil mengungkap kasus-kasus menonjol, di antaranya sejumlah kasus pembunuhan, pengungkapan peredaran puluhan Kg sabu dan lainnya. Juga melaksanakan operasi Gerebek Kampung Narkoba (GKN) di basis-basis narkoba, diantaranya eks Kampung Kubur (Kampung Sejahtera), Mangkubumi, Kampung Aur, Gang Jati, Starban Polonia dan sebagainya. Mardiaz juga aktif bersilaturahmi dengan tokoh-tokoh agama dan Ormas/OKP.

Akhirnya Kapolri mengeluarkan ST, Mardiaz diberi kesempatan mengikuti pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Tingkat Tinggi (Sespimti) Polri 2017.
Sebelum berangkat, pada Rabu 30 Februari 2016, Mardiaz yang menjabat 1 tahun 5 bulan sebagai Kapolrestabes menyempatkan diri beraudiensi ke kantor Harian SIB, serta meminta izin pamit kepada Pemimpin Redaksi Harian SIB GM Immanuel Panggabean BBA diwakili Penjab Drs Victor Siahaan SH MHum. Mardiaz juga memperkenalkan Kapolrestabes Medan yang baru Kombes Pol Sandi Nugroho SIK SH MHum yang juga hadir.

Pada 13 Desember 2016, Upacara pelepasan dan acara Farewell mantan Kapolrestabes Medan yang dilaksanakan di Mapolrestabes Medan, dan dihadiri Kapolrestabes Medan yang baru, seluruh Kabag, Kasat dan seluruh Kapolsek jajaran. Mardiaz kemudian berangkat mengikuti pendidikan Sespimti.

Jumat 15 September 2017, enam puluh satu peserta didik Sespimti Polri Dikreg 26 TA 2017, tiba di tanah air (Jakarta-red), usai melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Luar Negeri (KKLN) ke Negeri Tirai Bambu Republik Rakyat Tiongkok, yang dimulai sejak 10 September 2017 lalu, dimana salah satu peserta didik Sespimti, Kombes Pol Mardiaz.

Rabu 6 Desember 2017, Mardiaz resmi menjabat sebagai Kapolres Jakarta Selatan yang baru. Selama menjabat sebagai Kapolres, Mardiaz juga berhasil mengungkap kasus-kasus yang menonjol. Dengan karir yang gemilang, Kamis 8 Maret 2018, Mardiaz akhirnya diunjuk Kapolri menjabat sebagai Koorspripim Polri. (A16/h)
   




Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
#2019KitaTetapBersaudara, Pilihan Boleh Beda Persatuan Indonesia yang Paling Utama
Mahir Melukis, Narapidana Bebas dari Penjara
Kakek 83 Tahun Lawan Perampok Bersenjata
Pegawai Supermarket Dipecat Gara-gara Jual 15.000 Apel
Gara-gara Badai Florence, 3,4 Juta Ayam dan 5.500 Babi Mati
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU