Home  / 
Ternyata Bos First Travel Digaji Rp1 Miliar Per Bulan
Selasa, 20 Februari 2018 | 11:13:00
Jakarta (SIB)- Sorakan demi sorakan terjadi dalam sidang perdana bos First Travel. Para korban yang gagal berangkat umrah selalu memberikan respons saat jaksa membacakan surat dakwaan.

Sorakan juga terjadi ketika jaksa membeberkan sejumlah pembelian yang dilakukan bos First Travel dengan memakai duit pembayaran calon jemaah umrah. Selain membeli mobil dan rumah, bos First Travel, Andika Surachman, disebut memiliki gaji Rp 1 miliar.

"Pembayaran gaji terdakwa Rp 1 miliar per bulan," kata jaksa membacakan surat dakwaan di Pengadilan Negeri Depok, Jl Boulevard, Cilodong, Senin (19/2).

Sontak pengunjung sidang yang mayoritas para korban gagal berangkat umrah langsung menyoraki. "Huuu...," begitu sorakan mereka.
Selain menyebut gaji Andhika sebagai Direktur Utama PT First Anugerah Karya Wisata, jaksa menyebut gaji istri Andika, Anniesa Hasibuan, sebesar Rp 500 juta per bulan.

Di First Travel, Anniesa menjabat direktur, sedangkan Siti Nuraida Hasibuan alias Kiki Hasibuan, yang juga menjadi terdakwa, menjabat komisaris dan kepala divisi keuangan.

Jaksa memaparkan ada 63.310 calon jemaah yang jadi korban karena gagal berangkat umrah dengan janji jadwal keberangkatan November 2016-Mei 2017. Akibat gagal berangkat, kerugian calon jemaah mencapai hampir Rp 1 triliun.

"Kerugian yang dialami 63.310 orang calon jemaah umrah yang telah membayar lunas dengan jadwal keberangkatan November 2016-Mei 2017 yang oleh terdakwa I dan terdakwa II tidak diberangkatkan umrah sebesar Rp 905.333.000.000," kata jaksa.

Bos First Travel,  Andhika dan Anniesa, didakwa dengan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan jo Pasal 55 jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Belanja Bos
Jaksa membeberkan sederet pembelian bos First Travel yang didakwa terkait dengan uang calon jemaah umrah. Ada mobil, tanah, dan tas mewah yang dibeli bos First Travel.

Bos First Travel, Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan, didakwa melakukan penipuan, penggelapan, dan pidana pencucian uang terkait perjalanan umrah. Jaksa dalam surat dakwaan menyebut ada 63.310 calon jemaah yang tidak diberangkatkan yang uangnya digunakan untuk kepentingan pribadi Andika, Anniesa, dan Kiki Hasibuan.

"Membiayai kepentingan pribadi Andika Surachman, Anniesa," kata jaksa.

Berikut ini sejumlah pembelian yang disebut jaksa dalam surat dakwaan :  Pembelian Grand Livinia tahun 2015, Pembelian PT Hijrah Bersama Taqwa tahun 2016,  Pembelian tanah 100 meter di Lombok tahun 2016,  Pembelian 1 mobil Toyota Fortuner tahun 2016, Pembelian jam tangan Karl Bucher tahun 2015 seharga Rp 200 juta,  Pembelian cincin berlian tahun 2016 seharga Rp 150 juta, Pembelian mobil BMW Z4 tahun 2016 Rp 700 juta, Pembelian tanah di Venesia Sentul City, Pembelian tanah dan bangunan di Radar Auri, Cimanggis, Depok, Pembelian tanah dan bangunan di Kebagusan, Pasar Minggu,  Pembelian tanah dan bangunan di Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Depok,  Pembayaran sewa kantor First Travel di gedung Atrium Mulia Jl HR Rasuna Said, Membayar sewa kantor First Anugerah Karya Wisata di TB Simatupang, Pembayaran sewa gedung di Kemang Selatan, Pembelian 1 unit mobil Sirion, Pembelian mobil Hummer, Pembelian tas mewah merek Gucci seharga Rp 18 juta, Furla Rp 24 juta, Louis Vuitton Rp 30 juta, Pembayaran gaji terdakwa 1 (Andika) Rp 1 miliar per bulan,  Pembayaran gaji terdakwa 2 (Anniesa) Rp 500 juta per bulan. (detikcom/f)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Polsek Kutalimbaru Mediasi Penyelesaian Sengketa Warga Dipicu Sapi Rusak Tanaman Jagung
Masyarakat Ramai Saksikan Pawai Obor Asian Para Games 2018 di Medan
Belajar dari Semangat Ginting
Serangan Tumpul, Chelsea Dipaksa West Ham United Bermain Seri
Ketua LL-Dikti Prof Dian Armanto: Terlalu Jauh Meminta Presiden Turun
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU