Home  / 
Pesawat Antonov Rusia Jatuh Usai Lepas Landas, 71 OrangTewas
Selasa, 13 Februari 2018 | 11:29:42
Moskow (SIB) -Sebanyak 71 orang dipastikan tewas dalam kecelakaan pesawat yang baru saja lepas landas dari bandara dekat Moskow, Rusia, pada Minggu (11/2). "Enam puluh lima penumpang dan enam awak pesawat ada di dalam pesawat. Semuanya tewas," demikian pernyataan resmi badan penyelidik transportasi Rusia, sebagaimana dikutip Reuters.

Penyelidik menyatakan, pesawat Antonov An-148 itu jatuh di distrik Ramensky sekitar pukul 14.48, tak lama setelah lepas landas dari Bandara di Domodedovo.
Penerbangan domestik yang dioperasikan oleh Saratov Airlines itu dijadwalkan terbang menuju Orsk, kota di daerah pegunungan Ural.

Kementerian Gawat Darurat Rusia pun langsung mengerahkan lebih dari 400 personel dan 70 kendaraan menuju lokasi yang diselimuti salju tersebut. Begitu sulit akses menuju lokasi kejadian, para personel keamanan harus memarkir kendaraan mereka dan berjalan kaki menuju tempat puing pesawat.

Sementara itu, kendaraan pemecah es dan pesawat nirawak dikerahkan untuk memindai lokasi kejadian. Menteri Transportasi Rusia, Maksim Sokolov, mengatakan bahwa mereka membutuhkan ahli genetik untuk membantu proses identifikasi korban. Menurutnya, tahap ini akan memakan waktu dua hingga tiga bulan.

Sementara itu, Komite Investigasi Rusia masih menyelidiki sejumlah kemungkinan penyebab kecelakaan, termasuk kondisi cuaca karena negara itu memang sedang dilanda badai salju besar selama beberapa pekan belakangan. Selain itu, komite tersebut juga akan memeriksa faktor kesalahan manusia atau kerusakan teknis, tapi mereka tak mempertimbangkan kemungkinan terorisme.

Dilaporkan kantor berita Rusia, Sputnik, seperti dilansir CNN, Senin (12/2), beberapa petunjuk mungkin muncul dari rekaman data penerbangan yang telah ditemukan. Rekaman data penerbangan merupakan salah satu bagian kotak hitam pesawat, yang berisi data penting seperti kecepatan dan ketinggian pesawat.
Selain rekaman data penerbangan, rekaman data suara kokpit belum ditemukan karena puing-puing pesawat menyebar luas.

Pesawat dilaporkan menghilang dari radar sekitar dua hingga empat menit usai lepas landas dari Bandara Domodedovo, Rusia. Sebelum menghilang dan jatuh, pilot pesawat tidak melaporkan masalah apapun. "Tersebarnya pecahan pesawat dan jenazah para korban tewas melingkupi wilayah yang luas. Radiusnya tidak kurang dari 1 kilometer," tutur juru bicara Komisi Penyelidikan Rusia, Svetlana Petrenko.

Salah satu saksi mata, seperti dilansir media Inggris, The Sun, mengklaim terjadi ledakan saat pesawat masih di udara. "Ledakannya besar. Semua bergetar. Saya mendengar suara turbin jet. Kemudian hening," tutur seorang warga lokal di lokasi jatuhnya pesawat.

Para penyidik Rusia dilaporkan tengah menyelidiki laporan itu, terutama soal salah satu mesin pesawat meledak setelah 10 menit mengudara. Pesawat Antonov An-148 yang jatuh itu diketahui berusia tujuh tahun dan dibeli Saratov Airlines dari maskapai Rusia lainnya sekitar setahun lalu. Maskapai Saratov Airlines sendiri berdiri pada tahun 1930-an dan terbang ke 35 kota-kota Rusia.

Akibat kecelakaan ini, Presiden Rusia, Vladimir Putin, membatalkan perjalanannya ke Sochi untuk bertemu pemimpin Palestina, Mahmoud Abbas. Pertemuan itu akhirnya digelar di Moskow. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan bahwa Putin menyampaikan "belasungkawa mendalam bagi mereka yang kehilangan kerabatnya dalam kecelakaan tersebut." (Rtr/Detikcom/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Tim Pesparani Sumut Aransir Ulang Lagu Kebangsaan Bergenre Gregorian
Axis Rilis Konten Fokus Games dan Musik
Ikut Asian Games 2018, India Tayangkan Film Raih Emas Olimpiade 1948 di London
Dihantam Badai, Backstreet Boys Batalkan Konser
Comunity of Cyclist Sidikalang Gelar Sepeda Santai
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU