Home  / 
Terkait Kasus Rigid Beton Sibolga, Kejatisu Periksa Wakil Bupati Tapteng Darwin Sitompul
* Pemanggilan Wali Kota Belum Jelas
Kamis, 18 Januari 2018 | 10:37:48
Medan (SIB) -Darwin Sitompul, yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), akhirnya memenuhi panggilan Pidsus Kejatisu untuk diperiksa sebagai saksi dalam  kasus dugaan korupsi  pelaksanaan 13 paket proyek pembangunan jalan dari hotmix menjadi beton semen (rigid beton) di Kota Sibolga, yang anggarannya Rp 65 miliar dari DAK Tambahan Usulan Daerah (UD) yang tertuang dalam DPA Dinas PU Kota Sibolga TA 2015.

Menurut informasi yang diperoleh di Kejatisu, Darwin Sitompul datang Kejatisu pada Selasa (16/1) sekitar pukul 14.00 WIB. Atas kedatangan Darwin, penyidik sedikit bingung sebab  pemeriksaan untuk hari itu belum diagendakan, setelah pemeriksaan yang dijadwalkan pertengahan Desember 2017 lalu  gagal karena Darwin berhalangan hadir dengan alasan resmi melalui surat ke Kejatisu.

"Pada Selasa kemarin sedang berlangsung pemeriksaan lanjutan terhadap beberapa orang  dari 10 rekanan  yang sudah ditetapkan tersangka dan ditahan di Rutan Tanjung Gusta. Pemeriksaan mereka itu kali ini dengan status sebagai saksi untuk tersangka lainnya. Tiba-tiba Darwin muncul memenuhi panggilan pemeriksaan yang tertunda Desember 2017 lalu," ujar sumber tersebut.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejatisu Sumanggar Siagian SH MH yang dikonfirmasi wartawan, Rabu (18/1) membenarkan adanya pemeriksaan terhadap Darwin Sitompul. Awalnya, ia mengaku belum mendapat informasi dari tim penyidik mengenai telah diperiksanya Darwin. Namun belakangan dibenarkan Kasipenkum, kalau Darwin sudah datang dan diperiksa, setelah diceknya ke tim penyidiknya di Pidsus Kejatisu. "Mungkin keterangan Darwin dibutuhkan penyidik untuk klarifikasi dalam kapasitas sebagai swasta terkait rekanan, bukan selaku Wakil Bupati," ujar Kasi Penkum Kejatisu.

Ketua tim penyidik kasus dugaan korupsi, Rigid Beton Sibolga Tumpal Hasibuan SH yang ditanyai wartawan, juga tidak menyangkal telah diperiksanya  Darwin Sitompul pada Selasa (16/1) kemarin. "Darwin diperiksa sebagai saksi," ujarnya singkat tanpa bersedia merinci materi hasil pemeriksaan kasusnya, dengan alasan bukan wewenangnya.

Ketika ditanya wartawan, bagaimana kelanjutan pemeriksaan wali kota Sibolga Syarfi Hutauruk, yang sebelumnya telah dua kali pemanggilan untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut, Kasi Penkum Kejatisu Sumanggar Siagian menegaskan, hingga kini belum ada penjadwalan ulang untuk  pemanggilan dan pemeriksaan Wali Kota Sibolga.

"Saya sudah ceking ke tim penyidiknya di Pidsus, belum dijadwalkan pemanggilannya karena tim penyidik masih fokus untuk merampungkan berkas 10 tersangka  dari kalangan rekanan  dan 3 tersangka dari unsur PNS di Dinas PU Sibolga," kata Sumanggar.

Dalam kasus ini Kejatisu sudah menetapkan 13 tersangka yaitu 3 orang dari unsur PNS Dinas PUD Sibolga masing-masing Kadis PU Ir MP, tersangka SN ST selaku PPK (pejabat pembuat komitmen) dan tersangka RS ST selaku Ketua Pokja.

Sedangkan 10 tersangka lainnya dari kalangan rekanan/kontraktor selaku yang mengerjakan 13 proyek tersebut yaitu Jamaluddin Tanjung (Direktur PT BRPS), Ivan Mirza (Direktur PT ERU dan Direktur PT ST), Yusrilsyah (Dir PT ST), PIER Ferdinan Siregar (Direktur  PT.A), Mahmuddin Waruwu (Direktur  PT APP), Daniel Hutagalung (Direktur PT GMG), S Sibagariang (Direktur PT BJ), Gusmadi Simamora (Direktur PT APP), Harisman Simatupang (Wadir CV PI) dan B Sinaga (Direktur VIII CV PI). (BR1/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Sektor Swasta Diajak Dukung Pembangunan Berkelanjutan
Pembangunan Infrastruktur di Danau Toba Terbaik dan Paling Cepat
Peredaran Hoax Makin Memprihatinkan
Bagikan Buku, Kapoldasu: Generasi Penerus Bangsa Harus Cerdas
4 Tersangka Kasus Khashoggi Diduga Orang Dekat Putra Mahkota Saudi
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU