Home  / 
Presiden Turkmenistan Pemuja Warna Putih, Begini Akibatnya
Minggu, 14 Januari 2018 | 12:08:53
SIB/Alamy Stock Photo
Ashgabat, ibukota Turmenistan diselimuti warna putih akibat kebijakan Presiden Gurbanguly Berdymukhammedov.
Jakarta (SIB) -Presiden Turkmenistan, Gurbanguly Berdymukhammedov, mengeluarkan peraturan aneh, yakni hanya mengizinkan kendaraan berwarna putih dan perak melintas di jalan-jalan di Ashgabat, ibukota negara itu.

Tidak sebatas warna kendaraan, semua benda milik presiden ini dibuat dengan warna putih dan perak. Mobil dinas dan mobil pengawalnya berwarna putih.

Ia kemana-mana mengendarai mobil limousine putih dan tinggal di Istana Presiden Oguzkhan yang berwarna putih.

Kota Ashgabat pun dijuluki Kota Marmer Putih karena semua gedung dibangun dengan menggunakan marmer putih pucat.

Saking si presiden semakin dikultuskan di negaranya, pekan lalu polisi Turkmenistan mulai menyita kendaraan yang berwarna gelap yang melintas di Ashgabat.
Pemiliknya diharuskan membayar biaya sita yang kemudian digunakan untuk mengganti warna kendaraan mereka jadi putih atau perak.

Alhasil, para pemilik kendaraan warna gelap terpaksa mengeluarkan uang yang cukup besar untuk mengganti warna kendaraan mereka yakni sekitar 7000 manat atau setara Rp 28,9 juta dengan gaji rata-rata mereka sekitar Rp 3 juta.

"Gaji saya 1000 manat (setara Rp 4 juta), bahkan sekalipun saya tidak membelanjakan uang saya, saya akan terpaksa membelanjakan seluruh gaji tahunan saya hanya untuk mengecat kembali," kata seorang pengemudi mobil di Ashgabat kepada Radio Free Europe, 8 Januari 2018.

Dua tahun lalu, Turkmenistan bahkan melarang impor mobil berwarna hitam. Presiden Turkmenistan juga dilaporkan melarang impor kereta, piring dan jendela berwarna.

Bahkan, presiden, mengutip Daily Mail, 10 Januari 2018, memerintahkan pendingin ruangan atau AC diturunkan dari gedung-gedung apartemen. Ia beralasan agar penampilan gedung-gedung yang di ibukota tetap putih bersinar.

Presiden Turkmenistan ini memuja warna putih dan pucat karena menurut kepercayaannya, warna itu membawa keberuntungan. Sebaliknya, warna-warna gelap membawa sial. (T/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
JK Ingatkan AMKI Soal Potensi Radikalisme di Masjid Kampus
Jokowi akan Tetap ke Afganistan Meski Baru Saja Ada Penyerangan
Periksa Dahnil, Polisi akan Klarifikasi "Mata Elang" di Kasus Novel
Jokowi Jadi Presiden Pertama yang Buka Kongres Mahasiswa Katolik
Tolak Keberatan Pengacara, Hakim Lanjutkan Sidang Jonru
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU