Home  / 
Seberapa Bahagia Penduduk Indonesia?
Minggu, 14 Januari 2018 | 11:00:11
SIB/INT
Ilustrasi.
Jakarta (SIB) -Badan Pusat Statistik (BPS) pada 5 Januari pekan lalu merilis data sosial ekonomi penduduk Indonesia. Salah satu yang dipublikasikan adalah terkait indeks kebahagiaan rakyat Indonesia selama 2017. Indeks Kebahagiaan merupakan indeks komposit yang dihitung secara tertimbang menggunakan dimensi dan indikator dengan skala 0-100.

"Semakin tinggi nilai indeks menunjukkan tingkat kehidupan penduduk yang semakin bahagia. Sebaliknya, semakin rendah nilai indeks menunjukkan tingkat kehidupan penduduk yang semakin tidak bahagia," begitu keterangan yang dikutip dari rilis BPS, Sabtu (13/1).

Ada perubahan metode pengukuran indeks kebahagiaan dari yang dirilis 2014 dan 2017. Tahun 2014 metode pengukuran indeks kebahagiaan hanya menggunakan Dimensi Kepuasan Hidup. Di tahun 2017 Indeks Kebahagiaan ditambahkan Dimensi Perasaan (affect) dan Dimensi Makna Hidup (Eudaimonia).

Indeks Kebahagiaan diukur menggunakan data hasil Survei Pengukuran Tingkat Kebahagiaan (SPTK) 2017 yang dilaksanakan di 487 kabupaten dan kota yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Sampel yang digunakan sebanyak 75.000 rumah tangga dengan respons sebesar 96,42 persen (72.317 rumah tangga) untuk estimasi level nasional dan provinsi.

Responden pada survei ini adalah kepala rumah tangga atau pasangan kepala rumah tangga. Dibandingkan 2014, indeks kebahagiaan 2017 mengalami peningkatan.

Dengan metode yang sama seperti di tahun 2014, indeks kebahagiaan masyarakat Indonesia ditemukan sebesar 69,51. Sementara pada 2014, indeks kebahagiaan sebesar 68,28. "Terjadi peningkatan indeks sebesar 1,23 poin," tulis BPS.

Nah, setelah diukur dengan metode tahun 2017 yakni memasukkan Dimensi Kepuasan Hidup, Dimensi Perasaan (affect) dan Dimensi Makna Hidup (Eudaimonia), Indeks Kebahagiaan Indonesia tahun ini sebesar 70,69 pada skala 0-100. Angka ini diukur berdasarkan hasil Survei Pengukuran Tingkat Kebahagiaan (SPTK)
BPS juga menemukan bahwa Indeks Kebahagiaan penduduk yang tinggal di wilayah perkotaan mencapai 71,64. Angka ini cenderung lebih tinggi dibanding penduduk yang tinggal di perdesaan dengan Indeks Kebahagiaan 69,57.

Indeks Kebahagiaan penduduk laki-laki sebesar 71,12 lebih tinggi dibandingkan nilai indeks penduduk perempuan 70,30. Warga yang belum menikah cenderung lebih bahagia dibanding penduduk yang sudah menikah.

Hal ini terlihat dari Indeks Kebahagiaan penduduk yang belum menikah 71,53 atau cenderung lebih tinggi dibanding penduduk dengan status perkawinan yang lain.

BPS menemukan bahwa Indeks Kebahagiaan penduduk cenderung mengalami penurunan dengan semakin bertambahnya umur. Penduduk dengan umur 24 tahun ke bawah memiliki Indeks Kebahagiaan tertinggi sebesar 71,29. (detikcom/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Pemerintah akan Segera Angkat PTT Tenaga Medis Jadi PNS
Kunjungi Indonesia, Menhan AS akan Bahas Isu Pertahanan
Tuhan Memberi Hidup Supaya Berguna, Almarhum DR GM Panggabean Telah Memberi yang Terbaik Bagi Bangsa dan Negara
Tak Lagi Pakai Warisan Belanda, DPR Segera Rampungkan KUHP
KPK Jadwalkan Periksa Sejumlah Saksi di Medan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU