Home  / 
Didakwa Miliki Sabu dan Ekstasi, Oknum Polisi dan Abangnya Dituntut Masing-masing 9 Tahun
Sabtu, 13 Januari 2018 | 12:08:30
Simalungun (SIB)- Oknum polisi  berinisial SB  (37)  yang terbukti memiliki sabu dan pil ekstasi bersama abangnya S (44) dituntut masing-masing 9 tahun denda Rp 800 juta subsider 6 bulan di sidang pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Kamis (11/1).

Tuntutan itu dibacakan tim jaksa David L Sipayung SH dan  Christianto SH di hadapan terdakwa dan majelis hakim diketuai Lisfer Berutu SH MH dibantu panitera Jonathan Sinaga SH.

Jaksa menyatakan, SB ditangkap di satu rumah Jalan H Ulakma Sinaga pada Minggu, 10 September 2017 pukul 18.30 wib. Saksi polisi, Rio Siahaan, Syarif Noor Sholin, M Situmeang melakukan penggeledahan berdasarkan informasi dari masyarakat yang menyebutkan terdakwa sering mengedarkan narkotika.

Penggeledahan dilanjutkan disaksikan gamot dan juga istri terdakwa. Dari kamar tempat terdakwa, polisi menyita satu tas coklat berisi NPWP, Sim C, ATM, satu blok notes catatan sejumlah uang, kaca pirex, dua plastik klip di dalamnya sisa sabu, satu pil ekstasi warna merah muda, satu plastik klip besar narkotika jenis sabu, satu kalkulator, kompeng karet, kaca pirex bekas dibakar dan pipet berisi sisa sabu.

Jaksa mempersalahkan kedua terdakwa dengan pasal 114 ayat(1) UU RI No.35/2009. Para terdakwa didampingi penasehat hukum prodeo, Reinhard Sinaga SH secara lisan mengajukan pembelaan agar hukuman keduanya diringankan hakim. Untuk mendengar putusan hakim, sidang ditutup dan dibuka kembali pada Kamis pekan depan. (D02/f)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Pemerintah Turki Akhiri Keadaan Darurat
Mengenal Deretan Presiden yang Rela Gajinya Dipangkas
Rusia Klaim Ciptakan Teknologi yang Bisa Bikin Tentara Menghilang
Demi Ritual Ilmu Hitam, Tiga Kakak Beradik Mutilasi Ibu Kandung
Trump Sebut Tidak Ada Batasan Waktu untuk Denuklirisasi Korea Utara
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU