Home  / 
Kadis Pariwisata Langkat Tunggak Tiket Travel Puluhan Juta Lebih
Sabtu, 13 Januari 2018 | 12:05:28
Langkat (SIB)- Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Langkat  ES menunggak utang kepada Travel KJH di Medan , berupa ongkos tiket perjalanan dari Medan menuju Jakarta puluhan juta. Akibatnya Pimpinan Travel sempat berang di Kantor Sekretariat Pemkab Langkat.

Utang tersebut pembelian tiket  pesawat rombongan   seni tari dari Kabupaten Langkat  ke TMII Jakarta sebanyak 24 orang yang sebelumnya dibawa dan dikoordinir oleh Kadis Pariwisata ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada  12 April 2017 lalu, namun setelah hampir setahun  belum juga dilunasi dan hanya janji tinggal janji.

"Kami kaget mengapa Dinas Pariwisata dan Kebudayaan  Langkat  tidak sanggup membayar  dan  anehnya pembayaranya dicicil . Kasus ini  telah dilapor ke Inspektorat Langkat, namun sampai saat ini belum ada penyelesaian," sebut Eduard  Tambunan  selaku Pimpinan Travel KJH Medan pada wartawan SIB di Kantor Bupati Stabat,  Jumat  (12/1).

Diakui, kedatangannya ke Kantor Sekretariat Bupati Langkat untuk menemui Kadis Pariwisata dan Kebudayan Langkat, sekaligus untuk menemui Sekdakab Langkat Indra Salahuddin, menanyakan  masalah yang terjadi dengan bawahannya tersebut,  namun tidak bertemu dengan keduanya .

Namun setelah mendapat informasi, Pimpinan Travel "KJH" Eduard Tambunan akhirnya menghubungi  nomor telepon selular terbaru Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Langkat, ES di ruang lobi di Kantor Sekretariat Bupati. Dengan nada kaget  mengatakan  berjanji segera  akan melunasinya hari ini, Sabtu (13/1),   sebut Eduard Tambunan menirukan ucapannya   pada wartawan .

"Tunggakan Kadis ES  berawal pada April 2017 lalu, saat itu Kadis Pariwisata ES dan Tas  mendatangi  Kantor Travel di Medan Johor," jelasnya.
Dengan alasan uang tiket dari Pemkab yang keluar baru separuh, dan akan dicairkan bila SPJ kegiatan telah terlaksana, dengan adanya tandatangan dari pihak TMII . Mendengar penjelasan Kadis Pariwisata ES dan Tas itu, Eduard Tambunan maklum dan memberikan kemudahan  tiket tersebut        

Setelah harga tiket disepakati  untuk 24 orang tujuan Medan -Jakarta ongkos pulang pergi  sebesar Rp 40.310.000 dan potong DP Rp 15 Juta dengan sisa utang Rp 25.310.000 . Tunggakan utang itu bukan serta merta dilunasi justru dicicil  dengan alasan belum cair, yakni pada  6 Juli 2017 Rp 5 juta,   24 Juli  Rp 2 juta.

Dengan alasan akan dilunasi  pada 31 Juli, namun tidak juga terealiasi hingga akhirnya ditelepon dan minta dibayar transfer melalui rekening via Bank Mandiri pada 9 Agustus  Rp  5 juta dan terakhir 28  Agustus via bank yang sama Rp 3 Juta. Sedangkan sisanya berkisar sepuluh jutaan lebih  saat ditagih selalu berkelit dan  ditemui di kantornya tidak pernah ada  dan nomor teleponnya selalu berganti.

Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Langkat Edi Syahputra yang dikonfirmasi wartawan SIB Via telepon selularnya Jumat mengakui dirinya berutang kepada pihak Travel Krisna Jaya Holiday  sebesar Rp 25 juta dan sisanya berkisar sepuluhan juta lagi.

Terkait utang piutang itu, oknum Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Langkat    beberapa bulan terakhir juga dilaporkan oleh oknum rekanan  ke Polres Langkat dituding melakukan penipuan, setelah  uang disetorkan puluhan juta, namun proyek yang dijanjikan tidak kunjung ada  dan kasus itu  ditangani penyidik.   (A-26/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
JK Ingatkan AMKI Soal Potensi Radikalisme di Masjid Kampus
Jokowi akan Tetap ke Afganistan Meski Baru Saja Ada Penyerangan
Periksa Dahnil, Polisi akan Klarifikasi "Mata Elang" di Kasus Novel
Jokowi Jadi Presiden Pertama yang Buka Kongres Mahasiswa Katolik
Tolak Keberatan Pengacara, Hakim Lanjutkan Sidang Jonru
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU