Home  / 
Rapat Selesai, Airlangga Perintahkan Golkar Akhiri Pansus Angket KPK
* F Golkar DPR Diminta Kurangi Perjalanan ke LN
Jumat, 12 Januari 2018 | 11:31:30
Jakarta (SIB) -Fraksi Partai Golkar kemarin menggelar rapat pleno. Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto meminta pansus angket KPK segera diakhiri.

"Salah satu yang menjadi target adalah terkait dengan pansus KPK untuk segera diselesaikan. Tentu pada posisi ini karena sudah tiga kali masa sidang maka ini sudah harus segera mengambil kesimpulan," kata Airlangga usai pimpin rapat Fraksi Golkar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/1).

"Tentu nanti kita akan lihat kesimpulan yang dibuat," sambungnya.

Ditemui dalam kesempatan berbeda, Sekjen Golkar demisioner Idrus Marham menyampaikan hal serupa. Airlangga, kata Idrus, meminta pansus angket KPK diselesaikan dalam masa persidangan DPR yang baru dibuka ini.

"Diarahkan oleh Ketum bahwa pansus angket tentang KPK harus kita akhiri. Kita ingin selesai pada persidangan sekarang ini," ucap Idrus.

Pada rapat pleno yang digelar, Airlangga mendorong dua sikap Fraksi Golkar terhadap pansus angket KPK. Pertama memperkuat lembaga KPK dan kedua untuk bersinergi dengan lembaga penegak hukum lainnya.

"Arahan ketum tadi adalah satu, Golkar akan mengambil langkah-langkah bagaimama kita memperkuat KPK," tuturnya.

"Kedua adalah kita ingin mengkomunikasikan ada penguatan sinergitas dan koordinasi antar lembaga penegak hukum dalam rangka pemberantasan korupsi utamanya KPK, kepolisian, dan kejaksaan supaya betul-betul ada sinergi. Intinya kan sama agar pemberantasan korupsi di republik ini bisa dilakukan secara bersama-sama," pungkas Idrus.

Sikap Golkar terkait Pansus Angket KPK memang ditunggu seiring dengan moto 'Golkar Bersih' di bawah komando Airlangga Hartarto. Sejak Airlangga terpilih sebagai ketum, Fraksi Golkar disebut akan keluar dari Pansus Angket terhadap KPK.

Kurangi Perjalanan ke LN
Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto juga meminta Fraksi Golkar di DPR mengurangi perjalanan ke luar negeri (LN).

"Diminta meningkatkan kedisiplinan, kehadiran, plus mengurangi perjalanan ke luar negeri yang tidak perlu," ucap Airlangga.

"Kecuali yang terkait dengan Undang-Undang dan terkait dengan Komisi I yang kaitan tugasnya untuk ke luar negeri dan BKSAP (Badan Kerja Sama Antar Parlemen)," imbuhnya.

Ia juga mengimbau para anggota fraksi tidak melupakan tanggung jawab di bidang ekonomi. Meskipun saat ini sudah memasukki tahun politik.

"Terkait dengan tahun politik, juga diingatkan bahwa di tahun politik kegiatan ekonomi juga harus tetap berlanjut. Sehingga hal-hal yang kita harus lakukan untuk di bottle-necking iklim investasi, kemudian pertumbuhan ekonomi harus tetap dipacu. Event politik dan event ekonomi adalah dua hal yang diupayakan bisa berjalan secara pararel," ujarnya.

Ia sempat menyebutkan memasuki tahun politik, Fraksi Golkar diminta bekerja lebih terkait fungsi kedewanan.

"Tentu akan menyampaikan bahwa tahun ini sudah memasuki tahun politik. Tentunya Fraksi Golkar perlu mempersiapkan diri untuk bekerja lebih keras menyelesaikan target tugas-tugas kedewanan," kata Airlangga. (detikcom/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Gerak Jalan Beregu dan Jalan Santai Brigade Kartini AMPI Medan
BI dan DPRD Harus Kordinasi Atasi Pengangguran dan Kemiskinan di Medan
KPU Gelar Coklit Serentak Nasional di Hamparanperak
Wagubsu Jenguk Bocah Korban Penganiayaan dari Paluta di RS Adam Malik
Gubsu Tengku Erry Harapkan JCI Medan Bisa Tingkatkan Peran Pemuda
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU