Home  / 
Wartawan, LSM dan Aktivis Mahasiswa Tanjungbalai Aksi Solidaritas
Ketua DPRD: Usut Tuntas Dugaan Perencanaan Pembunuhan Terhadap Wartawan
Kamis, 14 Desember 2017 | 10:49:51
SIB/Usni Pili Panjaitan
MENOLAK : Massa gabungan wartawan, LSM, aktivis menolak aksi kekerasan terhadap wartawan saat menggelar aksi solidaritas di Tanjungbalai, Rabu (13/12).
Tanjungbalai (SIB)- Pasca terjadinya penganiayaan, puluhan wartawan, LSM dan aktivis mahasiswa berunjukrasa, Rabu (13/12), di Tanjungbalai.
Pengunjuk rasa berkonvoi keliling Tanjungbalai menyuarakan beberapa tuntutan sebagai bentuk sikap atas kasus penganiayaan yang dialami Maksum Nasution. Setiba di depan Kantor PLN Tanjungbalai, massa berorasi menyampaikan tuntutan agar kasus penganiayaan terhadap korban diusut tuntas.

"Kita menolak keras tindak kekerasan terhadap wartawan yang bertugas dilindungi UU 40 Tahun 1999 tentang Pers. Kita mendesak Kapolres mengusut tuntas kasus ini karena kita tahu selama ini Tanjungbalai kondusif sehingga jangan sampai ada oknum tertentu yang ingin mengusik ketenteraman masyarakat dan para insan pers,"tegas wartawan Harian SIB Hendri Manik selaku orator aksi  di depan Kantor PLN Tanjungbalai.

Usai menyuarakan tuntutan di depan Kantor PLN, massa bergerak menuju Polres Tanjungbalai. Adapun tuntutan yang disampaikan yakni, meminta Kapolres AKBP Tri Setyadi Artono segera mengusut orang tak dikenal (OTK) yang secara brutal menggunakan martil berusaha menganiaya korban dan mengungkap aktor intelektual dibalik penyerangan itu.

Kemudian mendesak Kapolres menuntaskan kasus dugaan penganiayaan sekelompok pelajar terhadap seorang wartawan bernama Riki yang hingga kini proses hukumnya tidak jelas. Menolak segala bentuk intervensi, intimidasi dan aksi kekerasan terhadap wartawan, LSM dan aktivis mahasiswa maupun elemen masyarakat Tanjungbalai.

Selanjutnya massa bergerak ke Gedung DPRD Tanjungbalai menyampaikan tuntutan dan desakan, termasuk dukungan DPRD terhadap pengusutan tindak kekerasan yang dialami wartawan. Di hadapan puluhan wartawan, LSM dan aktivis mahasiswa, Ketua DPRD Bambang Hariyanto, didampingi anggota DPRD Zulkifli Siahaan menegaskan, DPRD mendukung penuh tugas wartawan yang merupakan mitra Pemko Tanjungbalai dalam menyuarakan dan menyampaikan informasi kepada masyarakat.

"Hari ini saya nyatakan DPRD mendukung tugas wartawan yang dilindungi UU 40 Tahun 1999. Kami (DPRD) percaya bahwa Polres mengusut tuntas perencanaan-perencanaan pembunuhan yang dialami Maksum Nasution. Kita tahu Tanjungbalai selama ini aman, untuk itu usut tuntas pelaku perencanaan pembunuhan dan kita percaya Polres serius menanganinya,"tegas Bambang mengingatkan aksi solidaritas tersebut jangan sampai ditunggangi pihak yang tidak bertanggung jawab. (E08/E09/BR05/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Sekdaprovsu Buka Sosialisasi E-Formasi Pemprovsu, Sistem Transparan Lindungi Pegawai
Timses Jokowi Balas PAN: Narasi Ekonomi Prabowo-Sandi Cuma Jargon
Jaksa Kembalikan Berkas Nur Mahmudi ke Polisi
Kebakaran di Kementerian Pertahanan, 11 Mobil Pemadam Dikerahkan
3 Bulan Ditahan KPK, Idrus Marham Pamer Bikin Buku
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU