Hotel Tapian Nauli
Home  / 
Rumah Seorang Wartawan di Medan Diserang Puluhan Bandar Narkoba, Seorang Dianiaya
Sabtu, 2 Desember 2017 | 10:11:37
SIB/Roy Surya Damanik
PELURU MIMIS: Dua butir peluru mimis Airsoftgun yang ditembakkan para bandar narkoba ke rumah milik Ardi Yanur yang berprofesi sebagai wartawan di Jalan Rahmadsyah Lorong Makmur, Kelurahan Kota Matsum I, Kecamatan Medan Area, Kamis (30/11).
Medan (SIB)- Rumah Ardi Yanur (23) yang berprofesi sebagai wartawan salah satu harian terbitan Medan di Jalan Rahmadsyah Lorong Makmur Kelurahan Kota Matsum I, Kecamatan Medan Area, diserang puluhan bandar Narkoba dengan menggunakan softgun, senjata tajam (sajam) dan batu, Kamis (30/11) dini hari.

Akibat penyerangan  tersebut, abang kandung Ardi bernama Arfin Yunanda (34) dikeroyok dan kakinya ditikam para pelaku.

Ardi ketika diwawancarai wartawan mengungkapkan, aksi para pelaku itu bermula saat Arfin menegur seorang wanita berinisial An .

"Selain menegur, abang saya (korban) juga menasehati An supaya tak menggunakan Narkoba di Lorong Makmur. Namun An justru emosi dan mengadu ke suaminya, Fe. Atas aduan istrinya, Fe beserta teman-temannya langsung menghampiri korban. Para pelaku mengeroyok abang saya, menikam kakinya hingga luka-luka dan masuk ke dalam parit," terangnya.

Melihat korban tak sadarkan diri sambung Ardi,  para pelaku langsung meninggalkan lokasi kejadian.

"Satu jam kemudian, Fe dan puluhan temannya mendatangi rumah kami sembari menenteng softgun, senjata tajam dan batu. Pelaku langsung menembaki dan melempari rumah kami . Setelah itu pelaku meninggalkan lokasi. Saat rumah kami diserang, tidak ada yang terluka," ujarnya.

Lanjutnya, kondisi korban  yang sebelumnya terbaring lemah di rumah sakit, kini sudah  membaik. Kamis malam korban didampingi keluarganya  membuat laporan ke Polsek Medan Area.

"Kami sekeluarga tak akan tinggal diam dengan kejadian ini. Jika polisi tak mampu menangani kasus ini, bila perlu saya ikut mencari Fe dan teman-temannya. Fe merupakan mantan residivis kasus Narkoba 2015 lalu. Teman-teman Fe kebanyakan para bandar Narkoba yang tinggal di kawasan Jalan Mangkubumi Medan," pungkasnya sembari menunjukkan surat laporan polisi yang tertuang di Nomor: STTLP/1125/K/XI/2017/SPKT Sektor Medan Area.

Kapolsekta Medan Area Kompol Hartono ketika dikonfirmasi mengatakan semoga kasus tersebut cepat terungkap.(A16/c)



Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Bupati Samosir Serahkan Alat-alat Kebersihan
Dinas PP dan PA Tapsel Gelar Seminar Etika Perempuan dalam Organisasi
Tim Penilai Kecamatan Terbaik Turun ke Marancar Tapsel
BPJS Ketenagakerjaan Sibolga Keluhkan Pembayaran Iuran Jasa Konstruksi di Tapteng
Sedang Dikerjakan, Aspal Jalan Lahusa-Gomo Sudah Rusak
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU