Hotel Tapian Nauli
Home  / 
Korupsi Alat Tangkap dan Bibit Ikan, 2 Mantan Kadiskanla Madina Ditahan Kejaksaan
Jumat, 24 November 2017 | 10:03:00
Medan (SIB) -Dua mantan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Kadiskanla) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Tahun Anggaran (TA) 2013 dan 2014 yaitu Drs Zamaluddin dan Kobol Siregar SP ditahan Kejaksaan di Rutan Tanjung Gusta Medan,seusai keduanya diperiksa sebagai tersangka korupsi oleh tim gabungan Jaksa Penuntut Umum(JPU) Kejatisu dan Kejari Madina di ruang Pidsus Kejatisu, Kamis (23/11).

Menurut Kasipenkum/Humas Kejatisu Sumanggar Siagian SH, penahan itu dilakukan JPU atas perintah Kajari Madina Arif Zahrulyani SH MH untuk masa 20 hari ke depan terhitung sejak 23 November 2017 demi kelancaran penanganan perkara di tingkat proses penuntutan,sebelum  dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor PN Medan untuk disidangkan.

Kajari Mandailing Natal(Madina) menjelaskan, tersangka Zamaluddin dan tersangka Kobol Siregar diduga melakukan perbuatan tindak pidana korupsi(Tipikor) ketika masing masing menjabat selaku Pengguna Anggaran(PA) sekaligus penanggung jawab kegiatan proyek,dengan cara manipulasi dan mark up pelaksanaan proyek pengadaan alat tangkap dan pengadaan bibit ikan, dalam kurun tahun 2012 sampai 2014 di Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Mandailing Natal.

Disebutkan, berdasarkan hasil audit instansi berwenang, akibat perbuatan para tersangka, diduga telah terjadi kerugian keuangan negara sebesar Rp 898.600.453.

"Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani perkara diketuai Mustafa Kamal SH MH dengan anggota Henry Sipahutar SH MH dan Haikal SH telah siap untuk melimpahkan dan menyidangkan perkara kedua tersangka ke Pengadilan Tipikor Medan," kata Kasipenkum Kejatisu.

Disebutkan, kedua tersangka  dituduh melanggar Pasal 2 dan Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang Undang No 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang Undang No 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Kedua tersangka ditahan JPU setelah menerima penyerahan tersangka berikut barang bukti dari tim jaksa penyidik Pidsus Kejari Madina(penyerahan tahap II).Kedua tersangka ditahan di Rutan Tanjung Gusta Medan, untuk kelancaran proses sidang karena Pengadilan Tipikor berada di Medan. Sedangkan administrasi registrasi penuntutan perkara  adalah  Kejari Madina karena kejadian dugaan korupsi itu ada di Madina,"ujar Siagian. (A14/BR1/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Drainase Nagori Pinang Ratus Butuh Pengerukan
Jalan Nasional Jurusan Medan-Kuta Cane Berlubang dan Rawan Kecelakaan
Dianggap Melanggar Perjanjian, Warga Perdagangan Akan Lakukan Demo Tangkahan Pasir
Ketua DPRD Hadiri Peringatan Hari Jadi Desa Sukamulia Secanggang
Pemkab Karo Sosialisasi Tata Cara Pemberian Tambahan Penghasilan PNS
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU