Hotel Tapian Nauli
Home  / 
Terkait Keputusan DPRD Taput Tidak Membahas P-APBD 2017
Bupati Taput Minta DPRD Cooling Down
* Perayaan Natal Oikumene Bakal Gagal, Biaya Pembelian Obat di RSU Tidak Ada
Selasa, 21 November 2017 | 10:49:55
Bupati Taput Nikson Nababan
Tarutung (SIB) -Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan MSi mengisyaratkan pemberian layanan keperluan masyarakat di Kabupaten Tapanuli Utara tidak dapat direalisasikan, khususnya pada bulan Desember 2017 sebagai buntut dari keputusan DPRD Tapanuli Utara tidak membahas P-APBD tahun 2017.

Keadaan ini akan memberi dampak yang luar biasa terhadap masyarakat. Kegiatan yang direncanakan pemerintah tidak dapat dilaksanakan sebab dananya tidak tersedia.

"Banyak program pelayanan masyarakat yang tidak dapat dilaksanakan. Misalnya rumah sakit umum (RSU) Swadana Tarutung tidak bisa beli obat karena anggarannya tidak ada. Perayaan Natal Oikumene juga akan gagal dilaksanakan karena dananya tidak tersedia. Biaya untuk perayaan tersebut ditampung di P-APBD," ujarnya didampingi Kadis Penloka Ir James Simanjuntak MM, Kadis PUPR Ir Anggiat Rajagukguk MM, Asisten Administrasi Umum Satya Darma Nababan kepada SIB di Tarutung.

Maka demi kepentingan masyarakat Kabupaten Tapanuli Utara, Nikson Nababan meminta pimpinan dan anggota DPRD Tapanuli Utara mau cooling down dan duduk bersama dengan eksekutif. Setelah itu secara bersama-sama pula mengambil solusi agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Dijelaskan, di samping tidak dapat membeli obat dan melaksanakan perayaan Natal Oikumene, masih banyak kegiatan lainnya yang tidak dapat dilaksanakan antara lain honor guru dan honor tenaga kesehatan tidak dapat dibayarkan. Berikutnya alokasi dana desa (ADD) dan biaya tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Tapanuli Utara tidak dapat disalurkan.

Menurutnya, ada Rp61 miliar total dana yang tidak dapat dipergunakan untuk pelayanan masyarakat sekaitan dengan keputusan DPRD Taput yang tidak bersedia membahas P-APBD tahun 2017.

"Sudah ada surat dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) kepada eksekutif dan legislatif Tapanuli Utara agar secara bersama-sama membahas P-APBD Tapanuli Utara tahun 2017. Di samping itu, sudah ada juga pernyataan dari BPK yang menyatakan kesediaannya memfasilitasi agar P-APBD Taput dapat disahkan," sebutnya.

Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa kuncinya saat ini ada pada DPRD Tapanuli Utara untuk membuka atau tidak sama sekali kesempatan pelayanan kepada masyarakat Tapanuli Utara.

Menyinggung tentang adanya usulan agar Bupati Taput menerbitkan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) untuk pelaksanaan P-APBD, Nikson Nababan mengatakan bahwa Perkada tidak cukup kuat. "Harus Perda untuk pelaksanaan P-APBD, maka harus dibahas dewan," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, DPRD Taput mengambil keputusan tidak membahas P-APBD tahun 2017 adalah imbas dari ditolaknya Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati pada APBD Taput tahun anggaran 2016. Penolakan tersebut berdasarkan akumulasi jumlah fraksi yang menolak yakni ada 5 fraksi, masing-masing Fraksi Nasdem, PKB, Gerindra, Demokrat dan PAN. Sementara yang menerima ada tiga (3) fraksi yaitu Fraksi PDIP, Fraksi Golkar dan Fraksi Hanura.

Menanggapi hal itu, Bupati Taput berpendapat bahwa sesuai dengan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah maka DPRD tidak mempunyai hak untuk menolak pertanggung-jawaban kepala daerah karena lembaga dewan bukan lembaga auditor.

"Hak dan wewenang itu ada pada BPK sesuai regulasi yang berlaku yakni Peraturan Pemerintah (PP) nomor 12 tahun 2017. Bahkan ada ketentuan apabila mendapat WTP maka LKPj tidak dapat ditolak," sebutnya. (BR7/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Drainase Nagori Pinang Ratus Butuh Pengerukan
Jalan Nasional Jurusan Medan-Kuta Cane Berlubang dan Rawan Kecelakaan
Dianggap Melanggar Perjanjian, Warga Perdagangan Akan Lakukan Demo Tangkahan Pasir
Ketua DPRD Hadiri Peringatan Hari Jadi Desa Sukamulia Secanggang
Pemkab Karo Sosialisasi Tata Cara Pemberian Tambahan Penghasilan PNS
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU