Home  / 
Warga yang Disandera Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua Mulai Jatuh Sakit
Rabu, 15 November 2017 | 11:41:11
Jayapura (SIB)- Kurang lebih sepekan sudah penyanderaan dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di area Freeport, Kecamatan Tembagapura, Kabupaten Jayapura, Papua. Kini kondisi para sandera mulai memprihatinkan.

Salah satunya dialami oleh salah seorang pria asal Pulau Jawa bernama Sugiyono. Dia jatuh sakit dan stres akibat disandera di Kampung Kimbely.
Sugiyono berhasil keluar kampung berkat bantuan mama-mama penduduk lokal. Selama 3 jam, para mama ini memikul Sugiyono menuju Tembagapura untuk mendapatkan pertolongan medis.

"Jadi dia digotong mama-mama yang hendak mengambil bahan makanan yang disediakan pemerintah. Saat tiba di Temabagapura, Sugiyono memiliki fisik yang sangat lemah dan juga stres," kata Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih, Kolonel Inf Muhamad Aidi, Selasa (14/11) sore.

Menurut Aidi, selama ini Sugiyono mendulang emas secara tradisional sejak tahun 2009 dan tinggal di rumah kepala suku setempat, sehingga dia diberi izin keluar dari Kimbely untuk mendapat pertolongan medis.

"Saat ini Sugiyono berada di Rumah Sakit Tembagapura untuk mendapat pertolongan. Diduga, penyebab Sugiyono stres lantaran tak diberikan akses keluar kampung selama ini, apalagi informasinya mereka dijaga oleh anggota Tentara Papua Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN OPM) yang dilengkapi dengan senjata api. Dari pengakuannya, selama ini mereka hanya mengonsumsi hasil kebun masyarakat, karena warung di sana sudah ditutup," katanya.
Aidi menambahkan, panyanderaan masih berlangsung di sana. Para penyandera kehabisan logistik. Lalu mereka meminta mama-mama penduduk lokal untuk mengambil bahan makanan yang disediakan pemerintah di kota.

"Hanya mama-mama yang diberi izin keluar, tetapi mereka juga dapat ancaman, apabila mama-mama yang mengambil bahan makanan memberikan ancaman kepada kelompok TPN OPM ini, maka nyawa keluarga mereka penggantinya," kata Aidi.

Terkena Peluru KKB
Sementara itu, seorang karyawan PT Freeport Indonesia, Totok Sadewo, terkena peluru yang ditembakkan kelompok krimial bersenjata (KKB), di mile 69, kawasan tambang di Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, pada Selasa (14/11) pukul 08.15 WIT.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal membenarkan hal itu ketika dikonfirmasi dari Jayapura.

"Benar, korban terluka dan sudah ditangani tim medis," ujar Kamal yang hingga kini masih berada di Timika, Kabupaten Mimika, terkait kasus KKB.
KKB menembak kendaraan operasional PT Freeport Indonesia nomor lambung 01-4887.

Korban terkena luka tembak di bagian kaki dan hingga kini masih dirawat di RS Tembagapura.

"Selain menggenai korban aksi penembakan yang dilakukan KKB juga menggenai badan mobil," tambah Kombes Kamal. (Kps/Ant/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Konsumsi Antibiotik Tingkatkan Risiko Batu Ginjal
Brokoli Sayur yang Wajib Dikonsumsi
Minum Air Kelapa Bisa Ganti Cairan Tubuh Natural
5 Cara Menangkal Tekanan Darah Tinggi Tanpa Obat-obatan
Sinta Nuriyah Wahid Tak Henti Perjuangkan Hak Perempuan dan Keberagaman
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU