Home  / 
Gedung Asrama PTIK Terbakar, Polri: Bukan Serangan Teroris
Selasa, 14 November 2017 | 10:50:08
SIB/Merdeka
TERBAKAR: Asrama Siswa Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) terbakar, Senin (13/11) yang diduga berasal dari lift di lantai 3 gedung.
Jakarta (SIB)- Gedung Asrama Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) terbakar. 17 unit mobil pemadam kebakaran (jumlah bertambah, sebelumnya ditulis 4 unit) dikerahkan ke lokasi.

Petugas operator Sudin Damkar Jakarta Selatan, Surahman mengatakan kebakaran terjadi di lantai 3 gedung. Kebakaran terjadi sejak pukul 10.30 WIB pagi kemaren.

"Iya benar ada kebakaran gedung asrama PTIK. Yang terbakar lantai 3 gedung," ujar Surahman, Senin (13/11).

Belum ada informasi terkait korban jiwa dan penyebab dari kebakaran tersebut.

"Petugas masih di lapangan memadamkan api, belum ada informasi terkait korban jiwa dan penyebab kebakaran," katanya.

Padam
Kebakaran di Gedung Asrama Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian telah padam. Api telah padam sejak sekitar pukul 11.30 WIB.

Pantauan di lokasi, sudah tidak terlihat api di sekitar lokasi kejadian. Aktifitas di gedung asrama juga sudah terlihat kembali normal.

"Tadi sekitar jam 11 padamnya," kata seorang petugas keamanan PTIK yang enggan disebutkan namanya di Gedung Asrama PTIK.

Petugas tersebut menyebut tidak ada korban dalam peristiwa itu. Pasalnya kebakaran tersebut hanya kebakaran kecil dari korsleting kabel lift.
"Nggak ada korban, orang kebakaran kecil saja dari konsleting kabel lift di dalam," ujarnya.

Bukan Serangan Teroris
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan bahwa kebakaran di asrama Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta, akibat korsleting kabel di lift.

Ia menepis anggapan bahwa ada pihak tertentu yang sengaja membakar gedung tersebut.

"Ini tidak ada kaitannya dengan serangan teroris. Ini betul-betul murni kabel yang terbakar di lift yang sudah tua," ujar Setyo di Mabes Polri.

Setyo mengatakan, lift tersebut sudah sangat usang. Usianya sama dengan bangunan asrama tersebut, hampir 70 tahun.

Kabel lift tersebut dibungkus dengan bahan plastik sehingga mudah terbakar. Karena cukup banyak kabel yang terbakar, asapnya juga banyak.

"Kemudian datang empat pemadam kebakaran untuk mengendalikan api," kata Setyo.

Sekitar pukul 11.00 api dapat dipadamkan.

"Tidak ada korban manusia, korban materiil ya, liftnya saja rusak," kata Setyo. (detikcom/Kps/f)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
#2019KitaTetapBersaudara, Pilihan Boleh Beda Persatuan Indonesia yang Paling Utama
Mahir Melukis, Narapidana Bebas dari Penjara
Kakek 83 Tahun Lawan Perampok Bersenjata
Pegawai Supermarket Dipecat Gara-gara Jual 15.000 Apel
Gara-gara Badai Florence, 3,4 Juta Ayam dan 5.500 Babi Mati
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU