Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Lampu Jalan Flyover Dekat Bandara KNIA Masih Tanggungjawab BBPJN I
* Pemkab Deli Serdang Tolak Menerima Lampu Jalan Tenaga Surya Karena Biaya Mahal
Selasa, 14 November 2017 | 10:29:17
SIB/INT
Ilustrasi
Lubukpakam (SIB)- Lampu penerangan di jalan flyover dekat Kualanamu International Airport (KNIA) masih dikelola Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) I Medan atau belum diserahterimakan pengelolaannya kepada Pemkab Deliserdang.

Demikian penjelasan Kadis PUPR Deliserdang Ir Donal P L Tobing melalui Kabid Peralatan dan Perlengkapan Jalan Rachmadsyah setelah membaca pemberitaan SIB, Minggu (12/11) yang berjudul Jalan Flyover Dekat Bandara KNIA Menyeramkan. Dalam berita disebutkan, Manager Humas dan Hukum PT Angkasa Pura II KNIA Wisnu Budi Setianto mengatakan, pembangunan dan perawatan lampu jalan di lokasi yang berada di luar area Bandara ditangani Pemkab Deliserdang.

"Perlu dijelaskan, lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang berada di sepanjang jalan arteri Bandara (Jalan Sultan Serdang) sampai flyover KNIA dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia, melalui BBPJN I - Medan dengan total LPJU sebanyak 623 titik," kata Rachmadsyah, Senin (13/11).

Namun, hingga saat ini Pemkab Deliserdang melalui Dinas PUPR Deliserdang baru menerima penyerahan pengelolaan LPJU dari balai besar itu sebanyak 478 titik. Sehingga ada 145 titik lagi LPJU yang belum diserahterimakan pengelolaannya, termasuk yang ada di flyover KNIA (60 titik LPJU tenaga surya) dan beberapa titik mulai dari Desa Sena sampai flyover.

"Yang hidup itu semua di sepanjang jalan arteri Bandara sudah diserahkan pengelolaannya kepada Pemkab Deliserdang, namun yang belum hidup termasuk di flyover dan jalan turun dari flyover hingga dekat Hotel Wings masih tanggungjawab balai besar," jelas Rachmad.

Diceritakan, pihaknya sudah 2 kali rapat dengan BBPJN pada bulan April dan Oktober lalu. Dalam rapat itu, Pemkab Deliserdang tidak mau menerima pengelolaan LPJU sistem solar cell, sebab perawatannya sulit dan perhitungan banyak biaya. Pemkab Deliserdang sudah terbiasa membayar dengan sistem KWh meter tiap bulannya.

Pada rapat itu, lanjut Rachmad, disepakati solar cell akan diganti dengan listrik, namun hingga saat ini Pemkab Deliserdang belum menerimanya dan sifatnya hanya menunggu. "Begitu sudah menyala dan berfungsi bagus, balai besar buat serah terima lalu Pemkab Deliserdang akan menerima untuk pengelolaannya," terang Rachmad. (C06/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Kepala LAN RI Dr Adi Suryanto MSi : PP No 11/2017, Membawa Transformasi Baru Terhadap Tata Kelola ASN
Lemhannas Minta Pemerintah Perluas Kewenangan UKP Pancasila
Benny Pasaribu: Untuk Memenuhi KEJ, Wartawan Indonesia Perlu Memahami Norma Keagamaan
Gubsu Ajak Semua Elemen Dukung Pelestarian Hutan Tropis
Dalang Pembunuh Massal Top AS Charles Manson Meninggal
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU