Home  / 
KKB Sandera Karyawan PT Freeport, Jalan Dirusak dengan Alat Berat
* Kendaraan Polri Diberondong Tembakan Saat Patroli
Senin, 13 November 2017 | 10:41:36
SIB/INT
Ilustrasi
Papua (SIB)- Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli mengatakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) menyandera karyawan PT Freeport Indonesia dan menggunakan alat berat untuk merusak jalan menuju Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua.

"Memang betul ada laporan tentang karyawan PT Freeport yang disandera KKB bersama kendaraan berat jenis eksavator milik perusahaan yang kini digunakan untuk merusak jalan dari Utikini ke Banti," ujar Boy di Jayapura, Minggu (12/11).

Irjen Boy Rafli mengatakan saat merusak jalan, KKB bersenjata api melakukan pengawalan agar aksi perusakan jalan menggunakan alat berat yang dikemudikan oleh karyawan Freeport yang disandera itu terus dilakukan.

Namun, belum diketahui identitas karyawan yang disandera saat sedang mengerjakan jalan itu.

Kapolda Papua juga mengakui, hingga kini KKB masih membatasi aktivitas warga sipil di Banti dan Kimberly, Distrik Tembagapura.

"Para sandera (warga sipil) hanya diizinkan berada di sekitar lokasi yakni di kampung Kimberly dan Banti," kata Boy Rafli seraya menambahkan, pihaknya sedang berupaya untuk membebaskan warga sipil dengan mengedepankan tindakan persuasif.

Tokoh masyarakat dan tokoh agama juga dilibatkan untuk bernegosiasi guna membantu proses evakuasi warga.

Aksi teror bersenjata yang dilakukan KKB sejak Oktober lalu di sekitar wilayah operasional PT Freeport di Tembagapura.

Diberondong Tembakan
Terpisah, kendaraan Satgas Amole diberondong tembakan saat melaksanakan patroli zona dan pengawalan ibadah di kawasan Tembagapura, Papua. Akibatnya satu kendaraan tembus oleh peluru, namum tak menimbulkan korban.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal mengatakan penembakan tersebut terjadi, Minggu (12/11) sekira pukul 11.30 WIT yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Lokasinya bertempat di sekitar mile 63, Tembagapura.

"Telah terjadi rentetan penembakan terhadap kendaraan Satgas Amole dengan Nomor Lambung 01-3447R yang dikendarai anggota Satgas Amole yang sedang melaksanakan Patroli Zona dan pengawalan Bama, di mana satu peluru mengenai bagian atap kendaraan dan tidak terdapat korban," kata Ahmad Mustofa.

Ahmad Mustofa mengatakan kondisi cuaca pada saat kejadian berkabut sehingga pelaku penembakan tidak terlihat. Penembakan terjadi setelah kembali dari patroli terhadap karyawan yang melaksanakan ibadah di gereja Kalvari Tembagapura," katanya.

Penembakan di wilayah Tembagapura beberapa waktu terakhir kerap terjadi. Penembakan itu disebut dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata. (merdeka/detikcom/l)





Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Bamsoet Pastikan Kasus Penembakan di DPR Bukan Teror, Tapi Peluru Nyasar
Panitia Nasional Tinjau Venue Perayaan Natal 2018 di Medan
Korupsi Alat Kontrasepsi Rp 72 M, Pejabat BKKBN Dibui 2 Tahun
Gubsu Serahkan Tali Asih Rp 2,5 M kepada 10 Atlet Berprestasi di Asian Para Games 2018
Jokowi Beri Beasiswa kepada 5.144 Mahasiswa Korban Gempa Lombok
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU