Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Jalan Lintas Provinsi di Kelapa Sebatang Labura Terputus, Aktivitas Lumpuh
Jumat, 13 Oktober 2017 | 11:13:10
SIB/Regen Silaban
AMBRUK : Jalan Lintas Provinsi di Desa Kelapa Sebatang, Kecamatan Kualuh Leidong Labura terputus, Kamis (12/10), karena box jalan ambruk sehingga aktivitas warga lumpuh.
Kualuh Leidong (SIB) -Jalan Lintas Provinsi di Desa Kelapa Sebatang Kecamatan Kualuh Leidong Labura terputus akibat box jalan ambruk karena sudah termakan usia dan tidak kuat menahan beban yang melindas. Akibatnya, aktivitas saat ini lumpuh karena tidak dapat dilintasi khususnya mobil truk pengangkut barang maupun hasil bumi masyarakat.

Pantauan SIB, Kamis (12/10), Box Jalan Lintas Provinsi sepanjang 1,5 meter lebar 7 meter ambruk hingga terputus. Warga setempat pernah berinisiatif memperbaikinya menggunakan batang kelapa. Namun, kerena tidak kuat menahan beban yang melintas setiap harinya ditambah lagi musim penghujan seperti sekarang ini, box jalan kembali ambruk dan terputus, sehingga para pengguna jalan khususnya roda empat tidak dapat melintasinya dan aktivitas lumpuh.

Wira Suhansari (38) tokoh pemuda setempat mengatakan, kondisi box jalan lintas tersebut sudah sebulan lebih ambruk karena sudah dimakan usia. Namun tidak ada respon dari pemerintah melalui dinas terkait untuk memperbaiki nya. Sehingga para pemuda setempat memperbaiki secara swadaya menggunakan batang kelapa, namun mereka malah dituduh melakukan pungutan liar mengingat para pemuda meminta uang kepada mobil truk pengangkut barang yang melintas.

Diharapkannya, pemerintah bisa segera memperbaikinya, melihat saat ini aktivitas warga sudah lumpuh total dan jika berkepanjangan nantinya ekonomi masyarakat pasti sangat terganggu. "Pemerintah harus segera memperbaikinya. Jangan lagi dibiarkan karena hal ini bisa mengganggu ekonomi masyarakat," ucapnya mengingat jalan itu merupakan jalan lintas penghubung antar kabupaten.

Sementara itu, Kades Kelapa Sebatang Amri kepada SIB mengatakan, untuk memperbaiki kembali box jalan yang ambruk itu bersama masyarakat setempat menggunakan batang kelapa. Nantinya juga akan dikutip uang dari para pengguna jalan khususnya mobil pengangkut setelah meminta izin tertulis dari kepolisian setempat. "Supaya aktivitas bisa kembali lancar, kita secara bersama-sama dengan masyarakat kembali memperbaikinya memakai batang kelapa. Izin dari Polsek sudah ada supaya nanti diminta uang dari pengguna jalan yang melintas," ucapnya. (E09/BR5/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Jelang Tengah Malam, Mahasiswa Masih Bertahan di Depan Istana
Bertemu 4 GM PLN Sumut, Gubsu Optimis Tol Listrik Sumbagut-Sumsel Selesai Akhir 2017
Kini Ganti Paspor Cukup Bawa e-KTP dan Paspor Lama
Kasus e-KTP, Andi Narogong Disebut Gonta-ganti Mobil hingga 23 Kali
RI Promosi Investasi Danau Toba Senilai Rp 21 Miliar di Inggris
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU