Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Kejatisu Tahan 3 Tersangka Korupsi Pengadaan Kapal Nelayan di Diskanla Provsu
Sabtu, 23 September 2017 | 12:23:39
Medan(SIB)- Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pidsus Kejatisu  menahan  tiga tersangka kasus dugaan korupsi   pengadaan 6 unit kapal nelayan di Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Pemprovsu, setelah  menerima penyerahan  ketiga  tersangka  berikut barang bukti (barbut) dari penyidik Poldasu

(penyerahan tahap II), Rabu(20/9) lalu. Ketiga tersangka yaitu tersangka Dr IMB MSi selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), tersangka  AAAN SH MSi selaku Ketua Panitia Lelang dan Direkut PT Prima Mandiri Satria Perkasa (PMSP)  SM selaku rekanan.

"Benar. Ketiga tersangka  ditahan JPU Pidsus di Rutan Tanjung Gusta Medan,setelah menerima  penyerahan ketiga tersangka berikut barbut (barang bukti) dari penyidik Poldasu.Penahanan dilakukan untuk kepentingan penanganan perkara  pada  proses penuntutan hingga  pengajuannya  ke pengadilan," kata Kasipenkum Kejatisu Sumanggar Siagian  SH MH yang dihubungi via seluler karena sedang di luar kota,Jumat(22/9).

Disebutkan, sebelumnya pada tingkat penyidikan ketiga tersangka tidak dikenakan penahanan di Rutan. "Yang  melakukan penahanan  tim JPU  di Pidsus diketuai  Zulfahmi  selaku Kasi Penuntutan Aspidsus  Kejatisu," kata Sumanggar sembari menginformasikan, penyerahan tahap II  para tersangka itu dilakukan penyidik Poldasu, setelah  sebelumnya berkas perkaranya dinyatakan Tim JPU Kejatisu sudah lengkap (P-21) dan layak untuk diteruskan ke persidangan pengadilan. "Dengan penyerahan tahap II selanjutnya  JPU akan menyusun surat dakwaan untuk disidangkan di pengadilan," katanya.

Diberitakan sebelumnya, penanganan kasus ini sudah sejak 2016 lalu. Disebutkan, pengadaan kapal nelayan  itu tadinya  untuk nelayan di Tapanuli Tengah (Tapteng)  yang anggarannya bersumber dari  DAK dan APBD Provsu  TA 2014 senilai Rp 12 miliar, sedang kerugian negara disebut sekitar Rp  1,3 miliar lebih. Dugaan penyimpangannya dengan cara memanipulasi data dan  keterlambatan pembuatan  kapal sehingga tidak sesuai dengan aturan. (BR1/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Jelang Tengah Malam, Mahasiswa Masih Bertahan di Depan Istana
Bertemu 4 GM PLN Sumut, Gubsu Optimis Tol Listrik Sumbagut-Sumsel Selesai Akhir 2017
Kini Ganti Paspor Cukup Bawa e-KTP dan Paspor Lama
Kasus e-KTP, Andi Narogong Disebut Gonta-ganti Mobil hingga 23 Kali
RI Promosi Investasi Danau Toba Senilai Rp 21 Miliar di Inggris
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU