Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Dirjen BPU MA akan Telusuri Masalah Tahanan Kelaparan di Sel PN Rantauprapat
Minggu, 13 Agustus 2017 | 12:05:57
Rantauprapat (SIB) -Dirjen Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung akan mengecek kebenaran sejumlah tahanan hakim menjerit berteriak kelaparan dalam sel tahanan Pengadilan Negeri Rantauprapat saat menunggu giliran sidang di PN tersebut.

"Nanti saya cek," kata Dirjen Badan Peradilan Umum MA RI Dr Herri Swantoro SH MH menjawab wartawan saat menghadiri bakti sosial sunat massal 250 anak yang diadakan PN Rantauprapat bekerjasama dengan Pemkab Labuhanbatu dalam rangkaian HUT RI dan HUT ke-72 Mahkamah Agung, Sabu (12/8), di Komplek Asrama Haji Rantauprapat.

Kata Herri Swantoro, kalau ada yang mengkritisi masalah itu akan menjadi perhatian untuk ditindaklanjuti Dirjen BPU MA.

"Kalau ada yang mengkritisi akan kami tindaklanjuti," ujarnya.

Menurut Dirjen, pihaknya akan mengonfirmasi masalah itu ke pihak PN Rantauprapat. Jika ternyata benar, dia akan memberi teguran.

"Kalau memang ada, akan kita beri teguran," tegas Herri.

Tetapi untuk ke sana, dia selaku Dirjen BPU MA harus memastikan ke pihak PN Rantauprapat dan pihak-pihak terkait.

"Apakah semua berjalan dengan baik (akan ditelusuri). Terima kasih, nanti akan kita cek," ujarnya berlalu.

Senin (7/8) yang lalu,  sejumlah warga binaan pemasyarakatan yang berada dalam ruang tahanan PN Rantauprapat menjerit berteriak kelaparan dan minta makan.

Sementara, juru bicara PN Rantauprapat Arie Ferdian menyebut tidak ada anggaran untuk memberi makan para tahanan yang sedang menunggu giliran sidang. (BR6/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
PTPN III Berikan Bantuan CSR ke Lapas Tanjung Gusta Senilai Rp165,9 Juta
Konsul RI Gagas Konektivitas Sumut-Satun dengan Feri Roro
Start Impresif, MU Tak Over Pede
Rencana Pembelian Messi oleh City Bisa Mengguncang Bursa Transfer
Iniesta Bisa Saja Tinggalkan Barca
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU