Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Syekh Ali Marbun Temui Jokowi
Presiden Setuju Bandara Sisingamangaraja XII Silangit
* Dr RE Nainggolan Usulkan Pembangunan Jalan Sisi Luar Terdalam Kawasan Danau Toba
Sabtu, 12 Agustus 2017 | 12:27:39
SIB/Dok
BERBINCANG: Presiden RI Joko Widodo berbincang-bincang dengan Pengurus DPP Toga Marbun se Indonesia saat bertemu di Istana Presiden yang antara lain menyampaikan usulan pergantian nama Bandara Silangit menjadi Bandara Sisingamangaraja XII, Kamis (10/8). Para Pengurus Toga Marbun di antaranya Tuan Syech Ali Akbar Marbun, tokoh masyarakat Sumut DR RE Nainggolan MM, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE Binsaran Lumbanbatu, Iwan Marbun dan lainnya.
Jakarta (SIB)
Presiden RI Ir H Joko Widodo setuju pergantian nama Bandara Silangit Tapanuli Utara menjadi Bandara Sisingamangaraja XII Silangit dan menyatakan akan meresmikannya. "Presiden menyatakan setuju pergantian nama menjadi Bandara Sisingamangaraja XII kalau itu usulan dari daerah. Ungkapan itu disampaikan beliau kepada Dewan Pimpinan Pusat Pomparan Toga Marbun, Kamis (10/8) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta," kata tokoh masyarakat Sumut Dr RE Nainggolan yang dihubungi wartawan lewat selularnya, Jumat (11/8).

Pertemuan tersebut, kata RE Nainggolan diprakarsai Tuan Syech Ali Akbar Marbun dan sekaligus sebagai juru bicara dalam pertemuan tersebut. Turut hadir dalam pertemuan dengan Presiden Dr RE Nainggolan, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, Binsaran Lumbanbatu, Iwan Marbun dan sejumlah Pengurus Toga Marbun dari Jakarta. "Kita sangat bahagia dan gembira mendengar pernyataan Bapak Presiden, semoga itu bisa terwujud dengan baik, karena itu sangat positif untuk pembangunan Danau Toba, dan kami sangat berterima kasih atas perhatian Presiden terhadap Sumatera Utara, khususnya Danau Toba," katanya.

Pada kesempatan itu, RE Nainggolan menyampaikan usulan pembangunan untuk kawasan Danau Toba kepada Presiden Jokowi yaitu pembangunan jalan sisi luar terdalam kawasan Danau Toba. Sisi luar terdalam kawasan Danau Toba itu kata mantan Sekda Pemprovsu ini adalah jalan tembus ke Bakara, Muara Sionggang, Lumban Silintong, Balige, Porsea, Tigaras, Tongging, Silalahi, Paropo, Binagaraon, Sitio-tio, Harian (Samosir), Sihotang, Siabulan, Janji Raja dan kembali ke Bakara.

Jalan tersebut sepanjang 267 kilometer. Tujuannya untuk memperpanjang masa tinggal wisatawan di kawasan Danau Toba, maka perlu sekali pembangunan jalan di sisi paling dalam dari ring road Danau Toba. "Jadi kami mulai misalnya dari Bakara menuju ke Muara, langsung ke Lumbang Silitong, demikian terus ke Sitio-Tio sampai ke daerah ketujuh kabupaten," papar RE Nainggolan.

Ia meyakini pembangunan tersebut akan menarik minat para wisatawan untuk datang ke Danau Toba. Karena di setiap kawasan yang masuk sisi luar terdalam tersebut, jika sudah terbangun seluruh kawasan Danau Toba bisa dikunjungi. "Kalau itu dibangun nanti, maka kami berkeyakinan masa tinggal akan lebih lama. Karena view  yang menarik pada Danau Toba ada pada kawasan tersebut dan akan membuat wisatawan asing semakin betah sehingga akan berlama-lama tinggal di kawasan Danau Toba," terang mantan Bupati Taput ini.

Menurut RE, atas masukannya tersebut, Presiden menyatakan kepada staf kepresidenan supaya  dicatat. Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki kepada RE Nainggolan mengatakan, usulan ini akan masuk ke Kementerian PU PR. "Kita harapkan itu bisa terwujud, juga kita usulkan pembangunan jalan non tol dari Tanjung Morawa menuju Seribudolok, tembus ke Tongging dan sampai ke pinggiran Danau Toba," terangnya.

Bupati Humbahas secara khusus menyampaikan surat agar Presiden memperhatikan Humbang Hasundutan untuk membangun pertanian dan infrastruktur karena masyarakat kami 90 persen petani. Untuk pembangunan kawasan Danau Toba, Bupati juga mengusulkan  pembangunan jalan Doloksanggul, Barus, Dairi, Parlilitan Pakkat. (A10/d)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU