Home  / 
Jokowi: Negara Lain Sudah Bicara Luar Angkasa, Kita Masih Urus Demo
Jumat, 19 Mei 2017 | 10:30:28
Jakarta (SIB) -Presiden Joko Widodo berbicara tentang perubahan dunia yang sangat cepat. Perubahan ini harus diikuti dengan cepat pula oleh Indonesia.

Jokowi mengatakan Indonesia harus bisa mengikuti perubahan dengan mengubah pola kerja menjadi lebih aktif dan tidak monoton.

"Kalau kita bekerja linier, kalau kita bekerja rutinitas, pasti ditinggal. Kerja kita monoton, ditinggal kita. Ada internet, banyak yang baru belajar apa itu internet.
Sudah berubah ganti mobile internet. Ganti lagi aktivisual intelijen. Kita belum rampung belajar satu, sudah berubah. Ini yang saya katakan perubahan dunia cepat karena teknologi," kata Jokowi saat meresmikan pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2017 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/5).

Menurut Jokowi, negara lain saat ini sudah berbicara soal luar angkasa untuk manusia. Tapi Indonesia masih berkutat dengan persoalan unjuk rasa dan berita bohong alias hoax.

"Saya ingatkan Bapak-Ibu semuanya. Kita lihat, bicara masalah Tesla Mobile, fantastis, masa depan. Gagasan dia hyperload. Berbicara space weight bagaimana mengelola luar angkasa agar berguna bagi manusia. Kita masih berkutat untuk hal yang tidak produktif. Urusan demo, urusan fitnah, urusan hujat-menghujat yang selalu mengembangkan negative thinking. Suudzon terhadap yang lain. Fitnah, kabar bohong. Apakah ini mau diteruskan?" ungkap Jokowi.

Selain itu, Jokowi mengatakan negara lain sudah tidak lagi mengenakan uang tunai sebagai alat bayar. "Kalau kita lihat masalah PayPal diganti lagi Jack Ma. Tidak lagi kita berbicara beli barang dengan kartu kredit. Sekarang membayar di mal sudah pakai smartphone. Betapa kita setiap hari urusan nelayan cantrang nggak rampung. Urusan bibit irigasi tidak rampung. Harusnya bagaimana membawa kita offshore. Kita mau ke mana? Inilah yang harus kita bangkitkan. Mindset kita, pola pikir kita, harus kita ubah. Jangan sampai kayak kemarin. Saya sudah geregetan dengan masalah yang tidak produktif ini," tegasnya. (detikcom/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Walhi Ingin Anak-Anak Masa Depan Masih Bisa Lihat dan Rasakan Hutan Rimba
Wagubsu Nurhajizah Dapat Penghargaan “Tokoh Wanita Sumatera Utara”
Lahir dari Nurani, N4J Himpun Beragam Kalangan Dukung Jokowi
Relawan Luncurkan Aplikasi Jutaan KTP Dukung Jokowi di 2019
MA Hapus Pajak Air Freeport Rp 3,9 Triliun
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU