Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Dugaan Korupsi di Dispora Sumut
Kejatisu Usut Kasus Pembangunan Sirkuit Road Race
Jumat, 19 Mei 2017 | 10:14:37
Wagubsu Nurhajizah Marpaung
Medan (SIB) -Tim jaksa dibagian Pidana Khusus (Pidsus) Kejatisu kini sedang melakukan pengusutan terhadap kasus dugaan penyimpangan di Dinas Pemuda dan Olah Raga Provinsi Sumatera Utara (Dispora Provsu), terkait pembangunan  Sirkuit  Road  Race di  Pancing  Medan TA 2017-2008. Untuk pengusutan dugaan kasus korupsi itu telah dibentuk sebuah tim jaksa untuk melakukan penyelidikan (Lid) sesuai surat perintah pimpinan di Kejatisu yang diterbitkan pertengahan September 2016 lalu.

Dalam melakukan penyelidikan (Lid) dugaan kasus korupsi terkait penggunaan anggaran sekitar 10 tahun yang lalu itu, tim jaksa penyidik telah  melakukan pemanggilan  beberapa  pejabat/staf  dan mantan pejabat/staf di Dispora Provsu, untuk dimintai  keterangan sehubungan  dugaan kasus terkait kegiatan  bidang olahraga tersebut.

Kasi Penkum Kejatisu Sumanggar Siagian SH MH melalui Kasi Penyidikan (Kasidik) Aspidsus Iwan Ginting SH MH yang ditanya wartawan di ruang kerjanya, Rabu (17/5) kemarin, membenarkan bahwa Bagian Pidsus Kejatisu kini sedang menangani kasus duggaan korupsi di Dispora Provsu TA 2007 dan TA 2008. Iwan  Ginting juga tidak membantah  adanya pemanggilan  sejumlah pejabat/staf atau mantan pejabat/staf di lingkungan Dispora Provsu.

Namun Iwan Ginting yang mantan Kacabjari Kota Pinang Labusel ini tidak bersedia berkomentar  menyangkut materi kasus  serta siapa saja dan berapa  orang yang dipanggil untuk diminta keterangan tersebut. Alasannya, karena proses hukum penanganan kasus itu masih di tahap penyelidikan, dalam rangka pengumpulan bahan data dan keterangan.

Sementara dari informasi yang berkembang di Kejatisu, beberapa pejabat/staf atau mantan pejabat/staf yang dipanggil itu antara lain Drs AM, mantan Kadispora Provsu selaku   KPA (kuasa pengguna anggaran)  Pembangunan    Sirkuit Road Race di Pancing Medan  TA 2007 dan 2008. Kemudian, Dar selaku Bendahara  RE SH MM selaku sekretaris panitia pembangunan  Sirkuit Road Race, JS SSos  selaku sekretaris panitia 2007 dan Ketua panitia 2008 pembangunan Sirkuit, Ref selaku pemeriksa pembangunan Sirkuit dan JS selaku  anggota panitia pengadaan  pembangunan Sirkuit.

Proyek Tender di Disporasu Dibuka
Wakil Gubernur Sumatera Utara, Brigjen TNI (purn) Nurhajizah Marpaung menyoroti serius proses tender sejumlah SKPD di bawah naungan Pemprovsu, salah satunya Dinas Pemuda dan Olahrga (Dispora) Sumut. Dia ingin agar dalam pengerjaannya benar-benar terlaksana dengan baik dan sesuai aturan.

Hal tersebut dikatakan Wagubsu terkait besaran anggaran di Disporasu yang mencapai Rp162.460.469.070, di mana Rp122.794.416.070 untuk peningkatan sarana dan prasarana.  "Ya proses tender harus benar, tidak boleh salah! Kalau ditemukan pelanggaran, pastinya akan ada hukum. Bukan lagi KPK yang tangkap, tapi kita yang akan langsung bawa ke sana," ucap Wagubsu saat ditemui SIB usai membuka kejuaraan tinju di GOR Disporasu, Kamis (18/5).

Dijelaskannya, dana SKPD untuk tahun 2017 memang sudah ada. Artinya, besaran anggaran juga tidak bisa diganggugugat. "Ya kalau kita lihat besarannya tahun ini, masih terlalu sedikit untuk olahraga. Mana cukup itu. Tahun 2018 nanti harus diperbanyak," tuturnya.

Dia berharap ke depannya olahraga di Sumut terus maju. Termasuk sepakbola dan PSMSnya yang begitu disegani puluhan tahun lalu, kini sedang dalam arah kebangkitan. "Kita memimpikan seperti 30 tahun lalu. PSMS baru mau maju, orang lain sudah keringat dingin. Tapi kan itu butuh dana serta semangat. Bagaimana puding atlet untuk berlatih juga perlu. Tapi kalau dana tidak cukup kan tidak bisa," ucapnya.

Sementara itu, Kadisporasu Baharuddin Siagian mengatakan anggaran 2017 untuk Disporasu masih terlalu sedikit, karena mengacu kepada peningkatan sarana dan prasarana olahraga. "Kalau dilihat dari kepentingannya, itu tidak cukup karena berkaitan dengan sarana. Harus ada perencanaan. Misalnya GOR Disporasu memang akan dirapikan. Rencananya GOR ini juga akan dipakai untuk MTQ," ucap Bahar.

Seperti diketahui, anggaran untuk peningkatan sarana dan prasarana di Disporasu mencapai Rp122 Miliar lebih. Dana tersebut terbagi antara lain, untuk pembangunan gedung olahraga bowling lanjutan Rp9.500.000.000, rehab gedung olahraga Veteran di Jalan Veteran Medan Rp4.000.000.000, pembangunan pagar velodrome di Jalan Williem Iskandar Medan Rp625.000.000, rehab kolam renang Selayang Disporasu Jalan Dr Mansyur Medan Rp8.000.000.000, renovasi gedung national paralympic comite (MPC) Sumut Rp1.500.000.000, rehab gedung olahraga (GOR) mini Disporasu Jalan Williem Iskandar Medan Rp4.000.000.000 dan lainnya.

Untuk proses tendernya sendiri, lanjut Bahar, sudah berjalan sesuai aturan yang berlaku. Dia yakin pengerjaannya mengutamakan keterbukaan tanpa bisa diintervensi oleh pihak mana pun.

"Tender pastinya transparan. Saya yang mau ikut, silahkan saja. Pastinya itu sesuai aturan, tidak ada yang menekan-nekan," katanya. "Sebagian sudah masuk tender. Unit di Pemprovsu lah yang tahu itu di biro pembangunan. Nanti teliti saja, silahkan cek!" pungkasnya.

Sebelumnya Kabid Sarana dan Prasarana Disporasu, Sujamrat Amro masih enggan berkomentar terkait rencana peningkatan sarana dan prasarana olahraga. "Ke Kadis saja. Kan ada Kadis tidak mungkin saya yang cakap," tutupnya. (BR1/R21/f)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Prof Dr Dian Armanto Harapkan Mahasiswa Lebih Mandiri dan Berkualitas
IPB Serukan Semangat Cinta Tanah Air
Mhd Lailan Arqam Raih Doktor Islam UINSU
Putri Sulung Ephorus HKBP Raih Spesialis THTKL dari USU
Program USAID Prioritas Telah Mengubah Peningkatan Mutu Pendidikan di Deliserdang
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU