Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Wapres Pence ke Presiden Jokowi:
Trump Komit Perkuat Hubungan AS-RI
Jumat, 21 April 2017 | 10:39:51
SIB/Ant/Puspa Perwitasari
KUNJUNGAN WAPRES AMERIKA SERIKAT: Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kanan) berjabat tangan Wakil Presiden Amerika Serikat Michael R. Pence (kedua kiri) didampingi istri Karen Pence (kiri) saat kunjungan kehormatan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (20/4).
Jakarta (SIB)- Wakil Presiden Amerika Serikat Michael Richard Pence menegaskan komitmen negaranya bekerja sama dengan Indonesia. Salah satunya soal memerangi terorisme.

Pence mengatakan negaranya bangga bisa menjalin kerja sama dengan Indonesia. Dia menilai Indonesia sebagai salah satu mitra pertahanan yang paling tua dan erat.

"Dan di bawah Presiden Trump, kami berkomitmen penuh untuk melanjutkan kolaborasi di bidang keamanan bagi rakyat kita," kata Pence di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (20/4).

Pence menyatakan kemitraan bidang pertahanan yang lebih kuat akan bermanfaat dalam menghadapi ancaman keamanan saat ini.

"Tentu salah satu tantangan paling berat yang kita hadapi kini adalah kemunculan dan menyebarnya terorisme," ucapnya.

Pence sebelumnya telah bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara. Saat menyampaikan pidato, Jokowi menyampaikan salam kepada Presiden AS Donald Trump melalui Pence.

Dalam pidatonya, Jokowi berharap menjalin beberapa kerja sama bilateral dengan AS. Salah satunya di bidang perdamaian dan investasi.

"Komitmen Amerika untuk meningkatkan strategic partnership dengan Indonesia akan fokus pada bidang bidang kerja sama dan investasi, dan bulan depan akan ada tim yang membahas tentang pengaturan perdagangan dan investasi bilateral berdasarkan prinsip win-win solution," tutur Jokowi di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (20/4).

Kerap Dapat Teror
Wakil Presiden Amerika Serikat Michael Richard Pence menyayangkan Indonesia kini tak asing lagi terhadap serangan terorisme, sama seperti yang dialami negaranya. Untuk itu, perlu ada penguatan kerja sama di antara kedua negara buat menangkal tindakan terorisme.

"Yang kami sayangkan, Indonesia tidak lagi asing terhadap serangan teror, seperti juga AS," kata Pence.

Pence mengatakan dia pernah membahas serangan teroris yang terjadi di Jakarta, tepatnya di kawasan Jl MH Thamrin, beberapa waktu lalu dengan Presiden AS Donald Trump.

"Kami menyampaikan dukacita yang sangat mendalam untuk rakyat Anda, ketika serangan ini memakan 5 korban jiwa dan melukai lusinan lainnya. Kami yakinkan kepada Anda dan rakyat Indonesia bahwa kami sangat berdukacita dan warga AS berdoa bagi keselamatan RI," kata Pence.

Pence juga menegaskan Amerika Serikat akan selalu bersama Indonesia dalam menghadapi terorisme. "AS berdiri bersama Indonesia untuk mengutuk dan menghadapi aksi-aksi teror. Kami juga akan terus bekerja bersama Indonesia untuk mempertahankan rule-based system yang menjadi fondasi bagi perdamaian dan kesejahteraan ASEAN," ujar dia.

Pence mengatakan Presiden AS Donald Trump menegaskan kemitraannya dengan Indonesia serta mendeklarasikan komitmen untuk memperkuat jalinan persahabatan, perdagangan, dan keamanan.

"Hari ini saya dengan percaya diri menyatakan kemitraan tersebut harus dilanjutkan untuk menjaga perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan Asia Tenggara demi manfaat untuk negara kita berdua serta dunia," tutur Pence.

Terakhir, Pence menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Jokowi, yang telah memberikan sambutan hangat atas kedatangannya ke Indonesia.
"Presiden Widodo, terima kasih untuk kepemimpinan, keramahtamahan, persahabatan, dan kemitraan Anda terhadap hubungan kedua negara," ucap Pence.

Sikap Soal Laut China Selatan
Dalam pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Wakil Presiden Amerika Serikat Michael Richard Pence menyampaikan sikapnya soal kemelut yang terjadi di kawasan Laut China Selatan. Pence menegaskan, negaranya menegakkan kebebasan dasar soal kemelut tersebut.

"Amerika Serikat akan menegakkan kebebasan dasar dalam (kemelut) Laut China Selatan dan Asia secara keseluruhan untuk memastikan dan mempromosikan dialog diplomatik secara damai untuk mengatasi isu-isu yang menjadi perhatian secara regional dan global," kata Pence usai bertemu Jokowi di Istana Merdeka.

Tak hanya soal kemelut Laut China Selatan, Pence juga menyinggung soal budaya bangsa Indonesia. Dia menyampaikan, Presiden AS Donald Trump berniat untuk mempererat ikatan budaya negaranya dengan Indonesia.

"Dengan kepemimpinan Trump, AS bermaksud untuk memperdalam ikatan kultural dengan bangsa dan rakyat Indonesia," katanya.

Pence menuturkan, tradisi Islam moderat di Indonesia menginspirasi dunia.

"Sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, tradisi Islam moderen Indonesia menginspirasi dunia. Di negara Anda dan saya, ada beragam agama yang memberikan kita harapan untuk masa depan yang lebih cerah dan kami sangat berterima kasih kepada Indonesia yang memberikan inspirasi tersebut kepada dunia," katanya.

Pukul Beduk di Istiqlal
Wakil Presiden AS, Mike Pence memukul beduk dalam kunjungannya ke Masjid Istiqlal, yang didampingi isteri dan anak perempuannya yang mengenakan kerudung.

Di Istiqlal, Mike Pence dan keluarga disambut KH Nasaruddin Umar, yang mengajaknya berkeliling ke berbagai sudut masjid. (detikcom/f)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Menhub Pastikan Persiapan Angkutan Lebaran 2017 Sudah 80 Persen
Gubsu: 25 Rekomendasi Dewan Jadi Referensi Memajukan Sumut
Horor Teror Bom di Dunia: Dari Manchester hingga Kampung Melayu
Pasukan Dunia Maya Lawan Terorisme “Online”
Pengurus PGI Medan Silaturahmi ke MUI Medan, Ucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU