Hotel Tapian Nauli
Home  / 
Kontrakan Mewah Pribadi Pasha Ungu Rp1 M Dibebankan ke APBD Palu
Kamis, 12 Januari 2017 | 10:30:31
Palu (SIB)- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Palu untuk tidak membayar kontrakan hunian elit Wakil Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu yang senilai Rp 1 miliar. Pembayaran kontrakan di kompleks hunian elit Citra Land itu dibebankan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kota tersebut.

"Pemerintah Kota Palu jangan membayar kontrakan pribadi Sigit Purnomo Said yang saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Palu, di kompleks hunian elit Citra Land di kelurahan Tondo Kecamatan Mantikulore," ujar anggota Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kota Palu, Ridwan H Basatu di Palu seperti dilansir Antara, Rabu (11/1).

Ridwan menegaskan kontrakan pribadi Pasha tidak boleh dibebankan atau dibayar lewat APBD Kota Palu, karena dapat menjadi masalah dalam penggunaan anggaran daerah. Dia menuturkan kontrakan tersebut tidak ada kaitannya dengan pemerintah daerah atau keuangan daerah, sehingga tidak boleh sewenang-wenang menggunakan anggaran untuk kepentingan pribadi.

"Kota Palu masih membutuhkan banyaknya sarana prasarana dan infrastruktur, yang harus dilengkapi dan dibangun untuk kesejahteraan masyarakat, ketimbang membiayai kepentingan pribadi," jelas Ridwan.

Politisi Partai Hanura itu mengakui saat rapat asistensi anggaran di DPRD, awalnya bagian rumah tangga dan umum di Sekretariat Pemkot Palu enggan mengakui bahwa APBD digunakan untuk membayar kontrakan hunian elit Pasha.

Setelah DPRD menelusuri, mengkaji dan evaluasi secara seksama, akhirnya Bagian umum dan rumah tangga Pemkot Palu mengungkap adanya penggunaan APBD untuk pembayaran hunian elit Pasha tersebut.

"Kami pernah dipanggil atau diundang makan oleh bagian umum dan rumah tangga Setda Pemkot Palu atas hal itu, namun kami menolak. Mereka telah membohongi kami karena awalnya tidak mengakui adanya penggunaan APBD," tegas Ridwan. (merdeka/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Lama Hidup Nomaden, Kini Suku Anak Dalam Punya Hunian Tetap
Firdaus-Ayat Unggul di Pilkada Pekanbaru
KPK Tetapkan Wali Kota Madiun Jadi Tersangka Pencucian Uang
Bersatu dan Kompaknya Pemuka Masyarakat Batak di Riau Sudah Lama Dirindukan
Surabaya akan Bangun Mekanisasi Pertanian, Peternakan dan Listrik
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU