Hotel Tapian Nauli
Home  / 
DPRDSU Marah Besar Atas Padam Totalnya Listrik pada Perayaan Tahun Baru
* GM PT PLN Kitsu: Akibat Pasokan Gas dari Pertagas Terganggu ke Pembangkit Belawan
Kamis, 12 Januari 2017 | 10:28:12
SIB/A03
RAPAT: Komisi D DPRD Sumut rapat dengar pendapat dengan GM PT PLN Kitsu Sugiarto yang dipimpin Ketua Komisi D H Syah Affandin SH didampingi Wakil Ketua Drs Baskami Ginting dan Sekretaris Novitasari SH mempertanyakan terjadinya pemadaman listrik secara total pada Tahun Baru 1 Januari 2017.
Medan (SIB)- Komisi D DPRD Sumut "marah besar" terhadap GM PT PLN (Perusahaan Listrik Negara) Kitsu (Pembangkitan Sumbagut), karena terjadinya pemadaman secara total listrik pada perayaan Tahun Baru 1 Januari 2017 serta berlanjutnya  pemadaman bergilir akhir-akhir ini yang sangat meresahkan masyarakat.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua dan anggota Komisi D DPRD Sumut Drs Baskami Ginting, Ir Yantoni Purba MM, Analisman Zaluchu SSos MSP dalam rapat dengar pendapat dengan GM PT PLN Kitsu Sugiarto yang dipimpin Ketua Komisi D H Syah Affandin, SH didampingi Sekretaris Novitasari, SH dan dihadiri sejumlah anggota Komisi D Darmawansyah Sembiring, Burhanuddin dan Hasaiddin Daulay, Rabu (11/1) di DPRD Sumut.

"Percuma PT PLN bermoto PLN Pintar tapi kerjanya hanya membodoh-bodohi masyarakat. PT PLN selalu menggembar-gemborkan telah surplus cadangan listrik sebesar 460 MW (Mega Watt). Tapi buktinya, kerap terjadi pemadaman. Yang paling  dikesalkan masyarakat, pada perayaan Tahun Baru 1 Januari, terjadi pemadaman listrik secara total," ujar Baskami.

Analisman bahkan mengingatkan PT PLN agar jangan mengulangkembali pemadaman total di hari-hari besar keagamaan, sebab bisa menimbulkan kemarahan masyarakat. "Dari dulu kita telah ingatkan PT PLN, jangan melakukan pemadaman di hari-hari besar keagaman, karena hari itu merupakan hari yang bersejarah bagi masyarakat," ujarnya.

Bagaimana kecewanya masyarakat, di saat merayakan Tahun Baru bersama keluarga, tiba-tiba lampu listrik padam secara total. "Tidak tanggung-tanggung, pemadaman terjadi berjam-jam. Ini bisa berbahaya bagi PT PLN, sedikit saja masyarakat diprovokasi, bisa kantor PT PLN jadi sasaran amuk masyarakat," katanya.

Analisman yang juga anggota Fraksi PDI Perjuangan  ini mengingatkan PT PLN agar tidak hanya sekadar menawarkan teori, tetapi mampu mengatasi defisit yang ada, agar perusahaan listrik negara ini tidak lagi dicap sebagai "pemadaman listrik negara".

 Yantoni Purba juga tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya, ternyata surplus listrik di Sumut hanyalah "mimpi", terbukti pemadaman bergilir masih terus terjadi, bahkan dalam waktu yang relatif lama seperti yang terjadi pada saat perayaan tahun baru. Pemadaman tersebut hampir dipastikan tetap berlangsung, jika ada sedikit saja gangguan di mesin pembangkit.

"Kami ingin memastikan kondisinya, masih defisit, surplus, atau bagaimanakah kondisi kelistrikan di Sumut," kata Yantoni sembari  memertanyakan proteksi yang dilakukan PLN agar ganguan yang muncul tidak memberikan dampak lebih luas.

Menanggapi kritikan tajam dewan, GM PT PLN Kitsu Sugyanto mengakui, penyebab terjadinya pemadaman total sistem kelistrikan di Sumbagut pada tahun baru, akibat pasokan gas dari Pertagas terganggu, sehingga pembangkitan di Belawan berhenti, akibatnya terjadi "black out" (pemadaman total).

  "Selain itu, pasokan listrik di Sumut rentan mengalami defisit karena tidak seimbangnya antara kebutuhan dengan pasokan yang ada. Secara umum, memang ada surplus berupa daya cadangan sekitar enam persen. Namun disebabkan sering terjadinya gangguan, daya surplus itu tidak mampu menutupi kekurangan yang muncul," katanya sembari menambahkan idealnya cadangan tersebut minimal 30 persen dari kebutuhan, seperti yang diterapkan di sejumlah negara seperti Malaysia.

 "Di Sumatera Bagian Utara cadangannya hanya ada enam persen sehingga belum mampu memenuhi defisit jika ada gangguan, sehingga perbaikan dan pemenuhan daya tersebut sering dikeluhkan masyarakat, disebabkan pembangunan mesin pembangkit cukup lama," katanya sembari meminta maaf kepada seluruh masyarakat atas terjadinya pemadaman total pada Tahun Baru.(A03/ r)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Lama Hidup Nomaden, Kini Suku Anak Dalam Punya Hunian Tetap
Firdaus-Ayat Unggul di Pilkada Pekanbaru
KPK Tetapkan Wali Kota Madiun Jadi Tersangka Pencucian Uang
Bersatu dan Kompaknya Pemuka Masyarakat Batak di Riau Sudah Lama Dirindukan
Surabaya akan Bangun Mekanisasi Pertanian, Peternakan dan Listrik
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU