Hotel Tapian Nauli
Home  / 
Setdaprovsu Belum Terima Kepres, Pelantikan Wagubsu Belum Jelas
Rabu, 11 Januari 2017 | 10:59:54
Medan (SIB) - Keputusan Presiden (Kepres) terkait Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) sudah terbit. Namun, hingga saat ini Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) masih belum menerima salinan tersebut termasuk masih belum mengetahui kapan Wagubsu terpilih untuk sisa masa jabatan priode 2013-2018, Brigjen TNI (Purn) Nurhajizah dilantik. "Sampai sekarang kami masih belum menerima Keputusan Presiden tentang Wagubsu itu, informasinya juga masih belum ada kami dapat dari Mendagri," ujar Plt Biro Otonomi Daerah Setdaprovsu, Basarin Yunus Tanjung, Selasa (10/1).

Basarin pun mengaku hingga saat ini Pemprovsu juga masih belum mengetahui kapan Wagubsu yang sudah terpilih dalam rapat paripurna DPRD Sumut tersebut akan dilantik. "Jadwalnya pun belum tahu kita, belum dapat informasinya. Kalau kita kan sifatnya hanya menunggu saja, itu kan kewenangan Kemendagri dan Sekretaris Negara. Kalau sudah ada undangan pelantikan untuk Gubsu barulah kita tahu kapan dilantik," terangnya.

Di tempat terpisah, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Dodi Riatmadji juga mengaku belum dapat memastikan kapan Wagubsu dilantik. "Hingga saat ini belum dapat informasi kapan pastinya Wagubsu itu dilantik, pastinya pelantikan akan dilakukan oleh bapak Presiden," terang Dodi.

Namun, Dodi meyakini kalau pelantikan Wagubsu akan dilakukan sekaligus melantik dua wakil gubernur lainnya yakni Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) dan wakil gubernur Riau. "Kemungkinan akan dilantik sekaligus itu, tinggal menunggu jadwal dari pak Presiden saja," jelas Dodi.

Wagubsu terpilih untuk sisa masa jabatan periode 2013-2018, Nurhajizah yang dihubungi mengaku dirinya juga masih menunggu jadwal dirinya dilantik oleh Presiden RI, Jokowi. "SK kan sudah keluar itu, makanya tinggal menunggu jadwal pelantikan. Pak Presiden kan masih sibuk, kita tunggulah ya," ujarnya.

Nurhajizah mengaku dirinya yang terpilih menjadi Wagubsu tidak ada kaitannya sama sekali dengan gugatan Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU). Sebab, objek yang digugat bukanlah terkait dengan dirinya. "Itu tidak ada hubungannya sama saya. Jadi tidak ada masalah, itu kan yang digugat aturan, artinya kalau dimenangkan hingga tingkat kasasi pun yang harus diubah adalah UU, jadi tidak ada kaitan sama saya," kata Nurhajizah.

Sebelumnya, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta telah mengeluarkan keputusan yang tertuang dalam surat amar putusan No : W2TUN.1.3556./HK.06/XII/2016 yang ditandatangani oleh Panitera Pengganti, Pardomuan Silalahi pada 22 Desember 2016. Dimana dalam putusan tersebut, memenangkan gugatan PKNU Sumut atas mekanisme pengisian kursi wakil Gubsu untuk sisa masa jabatan 2013-2018. (A12/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Artis Rohani Medan Lintasorganisasi untuk MemuliakanNya
Mengaku Kelelahan tapi Usai Diperiksa Saipul Jamil Dangdutan di Lobi KPK
Psy Kirim Lagu Ucapan Selamat Pernikahan Rain - Kim Tae Hee
Raih Penghargaan Kemanusiaan, Shakira Sedih sebab 250 Juta Anak di Dunia Menderita
Ibu Kandung Anak Adopsi Angelina Jolie - Brad Pitt Memelas Minta Dipertemukan dengan Anaknya
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU