Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Perkosa 2 Bocah Perempuan, Seorang Security Bank Sumut Diamankan Polisi
Rabu, 11 Januari 2017 | 10:59:18
Medan (SIB)- Seorang security Bank Sumut Cabang Letda Sujono berinisial Han (26) warga Jalan Rahayu Desa Kampung Kolam, Percut Sei Tuan digelandang ke Polsek Percut Sei Tuan, Senin (9/1) malam karena diduga mencabuli 2 bocah perempuan, C (13) dan T (13) keduanya warga Percut Sei Tuan.

Informasi yang dihimpun SIB, aksi cabul yang dilakukan terhadap C yang masih pelajar SMP dan T duduk di bangku SD itu terjadi  Minggu 1 Januari 2017 malam. Sebelumnya Minggu siang tersangka menelepon C guna mengajak bertemu di titi jembatan Kampung Kolam. Ajakan itu akhirnya dituruti C dan ia mengajak T ke lokasi yang dimaksud.

Setibanya di lokasi kejadian, Han langsung membonceng kedua korban dengan sepedamotor Yamaha Vega R warna merah miliknya menuju kafe remang-remang di kawasan pinggiran sungai Tambak Bayan Desa Saeintis, Percut Sei Tuan. Di pondok berukuran 1X1,5 meter itu, tersangka menyuguhkan minuman kepada korban sembari mengajak berbincang-bincang.

Saat itu Han yang diduga mabuk akibat minuman keras memandangi tubuh kedua korban. Dengan perlahan-lahan security Bank Sumut tersebut membujuk kedua korban untuk melakukan hubungan layaknya suami istri. Namun para korban langsung menolak ajakan itu.

Tersangka yang kesal kemudian mengancam membunuh korban hingga korban ketakutan. Pertama-tama tersangka memperkosa C dan dilihat T hingga tiga kali dan korban mengalami pendarahan. Aksi bejat tersangka tak sampai di situ saja, ia memperkosa T sebanyak dua kali dan juga disaksikan C.

Usai melampiaskan nafsu bejatnya, tersangka meminta kedua korban untuk pulang ke rumahnya masing-masing. Setibanya di rumah, korban melaporkan kejadian itu ke orangtuanya masing-masing. Orangtua korban terkejut dan saat itu juga mencari tersangka di kafe namun tersangka tidak ditemukan.

Setelah berhari-hari dicari, orangtua korban dan warga berhasil menangkap Hen di rumahnya. Keluarga korban yang kesal saat itu juga menghakimi tersangka hingga babak-belur. Tak lama petugas Polsek Percut Sei Tuan yang mendapat informasi tiba di lokasi kejadian lalu mengamankan tersangka dan menginterogasinya. Setelah tersangka mengakui perbuatannya, petugas memboyong Hen ke Mako guna menjalani pemeriksaan.

Saat itu tersangka menolak diboyong ke Mako, sehingga petugas menarik paksa tersangka masuk ke dalam mobil. Akhirnya tersangka tak berdaya ketika diboyong ke Mako. Sedangkan kedua korban didampingi keluarganya membuat laporan di kantor polisi.

Kepada wartawan, tersangka yang baru saja menikah itu mengakui perbuatannya. Hen juga mengakui memperkosa korban secara bergantian dan disaksikan para korbannya.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Boy J Situmorang ketika dikonfirmasi mengatakan tersangka saat ini masih dalam proses pemeriksaan.
"Tersangka masih dimintai keterangannya. Kita juga masih dalami kasusnya, mana tau masih ada korbannya yang lain," ujarnya. (A17/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Prof Dr Dian Armanto Harapkan Mahasiswa Lebih Mandiri dan Berkualitas
IPB Serukan Semangat Cinta Tanah Air
Mhd Lailan Arqam Raih Doktor Islam UINSU
Putri Sulung Ephorus HKBP Raih Spesialis THTKL dari USU
Program USAID Prioritas Telah Mengubah Peningkatan Mutu Pendidikan di Deliserdang
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU