Home  / 
2019, Pemerintah Tidak Berencana Naikkan Harga BBM Bersubsidi
Kamis, 6 September 2018 | 20:42:56
Jakarta (SIB) -Pemerintah tidak berencana menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tahun depan. Pemerintah menegaskan hal tersebut meski ada kenaikan harga minyak dunia sekarang ini dan di tengah pelemahan mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD).

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, alokasi subsidi tahun depan sudah dimasukkan ke dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019. Alokasi jumlah dan harga yang disubsidi pemerintah dilakukan sama seperti yang dilakukan pada tahun ini.

"Di dalam RAPBN 2019 sudah kami sampaikan, kebijakan mengenai subsidi tetap sama dengan volume yang ditetapkan dan juga dari sisi jumlah subsidi per liternya sama seperti 2018," kata Ani, di Jakarta dilansir dari Metrotv, Rabu (5/9).

Selain itu, dirinya menambahkan, opsi menaikkan harga BBM subsidi tak dibahas dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Padahal, nilai tukar rupiah terus mengalami tekanan sementara harga minyak dunia juga mengalami kenaikan pada saat yang bersamaan.

Tahun depan, pemerintah mengalokasikan subsidi untuk sektor energi sebesar Rp156,5 triliun. Jumlah tersebut turun sebanyak 4,2 persen dibandingkan dengan subsidi energi sebesar Rp163,5 triliun untuk tahun ini.

Secara rinci, subsidi BBM dan elpiji dialokasikan sebesar Rp100,1 triliun dan subsidi listrik sebesar Rp56,5 triliun. Subsidi solar ditetapkan sebesar Rp2.000 per liter dengan volume sebanyak 14,5 juta kilo liter (kl), minyak tanah 610.000 kl, dan elpiji 6.978 juta kg.

Meski demikian, pemerintah telah mewajibkan pengunaan biodiesel sebesar 20 persen (B20) untuk solar. Aturan ini mulai diterapkan pada 1 September mendatang baik untuk solar subsidi (PSO) maupun solar nonsubsidi (non PSO). (A21/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
#2019KitaTetapBersaudara, Pilihan Boleh Beda Persatuan Indonesia yang Paling Utama
Mahir Melukis, Narapidana Bebas dari Penjara
Kakek 83 Tahun Lawan Perampok Bersenjata
Pegawai Supermarket Dipecat Gara-gara Jual 15.000 Apel
Gara-gara Badai Florence, 3,4 Juta Ayam dan 5.500 Babi Mati
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU