Home  / 
Untung Rugi Ekspor RI dari Perang Dagang AS-China
Selasa, 19 Juni 2018 | 16:53:19
Jakarta (SIB) -Perang dagang Amerika Serikat (AS) dengan China kembali memanas. Baru-baru ini, giliran negara tirai bambu melakukan balasan terhadap kebijakan dagang AS.

China merespons cepat dengan mengumumkan rencana kebijakan pengenaan tarif dan bea cukai sebesar 25% untuk produk-produk AS. Ini bakal berlaku 6 Juli untuk produk pertanian, mobil, dan produk akuatik dari AS, senilai US$ 34 miliar atau setara Rp 476 triliun (kurs Rp 14.000/US$).

Chief Economist Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih mengatakan, ekspor Indonesia ke China pun bisa terkena dampak dari situasi tersebut.

Lana menjelaskan, dampak kepada ekspor Indonesia jika China mengurangi kegiatan usaha karena adanya penerapan tarif baru bea masuk terhadap beberapa produk yang berasal dari AS.

"Kita ini banyak ekspor komoditas, seperti batu bara, CPO yang banyak dibutuhkan, kalau kegiatan usaha di sana menurun bisa jadi ini sisi negatif, karena kalau China kurangi produksinya, implikasinya ekspor kita bisa turun," kata Lana di Jakarta, Senin (18/6).

"Kalau kegiatan usahanya turun akan memberikan ancaman kepada ekspor kita, itu yang bisa menjadi sisi negatif buat kita," sambung dia.

Meski demikian, Lana bilang masih terdapat peluang yang bisa dimanfaatkan oleh Indonesia dari memanasnya perang dagang antara AS dengan China.

Adapun, produk yang bakal dikenakan tarif bea masuk tinggi oleh China adalah mencakup kedelai, kendaraan listrik, berbagai kendaraan listrik hibrida, berbagai makanan laut, dan daging babi.

Dari daftar produk tersebut, kata Lana, Indonesia bisa memanfaatnya menjadi peluang. Seperti halnya kendaraan listrik, di mana Indonesia bisa menjadi negara penampung dengan menjalin kesepakatan yang lebih lanjut.

"Mungkin bisa kita minta produksi hilirnya tadi dibangun di sini, kalau misalnya kita bisa negosiasi, jadi ini semacam kesempatan walaupun ini semacam ancaman, ancaman ini harus kita ubah menjadi kesempatan," tambah dia. (detikFinance/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Pikirkan Sejenak, Apakah Kita Sudah "Dikendalikan" oleh Smartphone?
Said Aqil: Pelaku Bom Bunuh Diri Buang Saja ke Laut
Kekurangan Penduduk, Kota di Jepang Kesulitan Cari Ninja
Gempa 5,5 SR di Padang, 1 Warga Tewas
Ada 1.000 Triliun Ton Berlian Tersembunyi di Bawah Bumi
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU