Home  / 
Lebaran 2018, AirNav Indonesia Setujui 6.923 Tambahan Penerbangan
Rabu, 13 Juni 2018 | 17:30:16
Jakarta (SIB)- Data Kementerian Perhubungan mencatat, ada 30.868 bus yang tidak lolos uji kelaikan (ramp check) dari 39.660 bus yang diuji untuk kebutuhan mudik Lebaran tahun ini. Artinya, sekitar 80,94 persen bus dari total keseluruhan itu tak layak dikendarai.

"Kami sudah banyak melakukan ramp check dan masih banyak kendaraan yang enggak lolos, banyak yang tidak bagus," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi di Posko Nasional Angkutan Lebaran 2018 di Kementerian Perhubungan di Jakarta, Senin, 11 Juni 2018.

Atas temuan masih banyaknya bus angkutan Lebaran yang tak lulus ramp check itu, Budi meminta operator segera memperbaikinya. Pihaknya masih memberi kelonggaran terhadap operator bus untuk segera memperbaiki kondisi kendaraannya untuk kemudian dilakukan ramp check ulang atau lanjutan. "Kalau ramp check tahap satu tidak lolos, kami minta segera memperbaiki. Setelah ramp check kedua, ada yang lolos."

Menurut Budi, sudah seharusnya operator bus memperhatikan kelaikan kendaraannya mengingat hal ini demi keselamatan penumpang. Operator bus jangan mengutamakan kepentingan bisnis semata. "Beginilah para operator kita, para pengusaha lebih mengutamakan bisnisnya ketimbang keselamatan," ujarnya.
Sebelumnya, Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Hindro Surahmat menuturkan ramp check tersebut sudah dilaksanakan sejak dua bulan lalu untuk menekan angka kecelakaan. "Semakin banyak, kesiapan kita semakin bagus," tuturnya pekan lalu.

Dan terbukti, kata Hindro, sepanjang tahun lalu, ada penurunan angka kecelakaan yang cukup signifikan, yakni sampai 50 persen. "Tahun ini, mudah-mudahan seperti itu juga, karena kami juga mengedukasi pengusaha, juga masyarakat, terutama pengguna angkutan umum."

Menurut Hindro, pemeriksaan bus tersebut untuk memastikan kelaikannya. "Setiap kendaraan yang diberi label laik jalan itu bisa digunakan. Kalau tidak ada label laik jalan, sebaiknya dihindari. Pengusaha juga kami lakukan sosialisasi," tuturnya.(T/c)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Ratusan Guru Honorer Unjuk Rasa di Kantor Bupati Batubara Tuntut Diangkat Jadi PNS
LSM KLiK : DPRD Tebingtinggi Diminta Panggil Pihak Terkait
Aliansi Mahasiswa Aksi Damai di Polres Asahan Tolak Deklarasi Tagar 2019 Ganti Presiden
10 Tahun Irigasi Gunung Karo Rusak, 600 Ha Persawahan Kekeringan
Januari-September 2018, Penderita HIV di Karo Bertambah 71 Orang
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU