Home  / 
Bank: Perlakukan Uang Elektronik Seperti Uang Tunai
Jumat, 18 Mei 2018 | 13:24:30
Jakarta (SIB) -Batas isi uang elektronik tidak terdaftar menjadi Rp 2 juta dari sebelumnya Rp 1 juta. Bank mengimbau kepada pengguna agar memperlakukan uang elektronik sama seperti uang kertas atau logam pada umumnya, termasuk menjaga dari risiko kehilangan.

Direktur PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Handayani menjelaskan jika terjadi kehilangan pada uang elektronik yang unregistered maka bank tidak bisa bertanggung jawab.

"Nasabah harus menjaga uang elektronik dengan baik dan menyimpannya di tempat yang aman, karena tanggung jawab atas penggunaan uang elektronik ini sepenuhnya pada nasabah," kata Handayani saat dihubungi, Rabu (16/5).

Dia menjelaskan, saat ini bank juga terus meningkatkan edukasi kepada nasabah terkait keamanan dan kenyamanan dalam menggunakan uang elektronik.

Menurut dia kenaikan limit hingga Rp 2 juta memberikan keleluasaan bagi nasabah untuk menggunakan uang elektronik dengan frekuensi yang lebih sering.

"Seperti membayar tol dan pembelian bensin jelang lebaran seperti ini, pasti banyak pengguna yang bepergian ke luar kota dengan jarak tempuh yang jauh," ujarnya.

Direktur PT Bank Mandiri Tbk Rico Usthavia Frans menjelaskan, nasabah harus menjaga kartu e-money dengan baik karena dengan tambahan batas saldo tentu akan meningkatkan risiko.

"Untuk itu kartu mesti dijaga dengan baik. Kartu juga bisa diberi sticker atau personalized sehingga tidak mudah ditukar oleh petugas penerima pembayaran yang nakal," ujar dia.

Selain itu, pemegang kartu juga harus sadar bahwa e-money sama dengan uang kertas dan logam pada umumnya. Jadi memang pemegang harus berhati- hati.

Untuk layanan Top Up Emoney, bisa menggunakan Mandiri Online dengan HP Android NFC. Ini akan memindahkan jika nasabah ingin mengisi sewaktu-waktu.

Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Santoso Liem menjelaskan saat ini uang elektronik tidak sama dengan kartu debit yang memiliki nomor PIN untuk keamanan. Hal ini karena emoney adalah uang dalam bentuk yang berbeda.

"Yang terpenting adalah perlakukan kartu uang elektronik anda seperti uang tunai. Karena memang uang elektronik tidak ada PIN, jadi sekali hilang uang di dalamnya juga akan hilang," ujarnya. (detikfinance/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Pemerkosa Turis Prancis di Labuan Bajo Terancam 12 Tahun Penjara
Golok Menancap di Dada, Dadan Tewas Diduga Dibunuh
Saat Silaturahmi, Pencuri di Rumah Kosong Dibekuk
2 Penjahat Jalanan Babak Belur Dimassa di Medan Labuhan
Polisi Tangkap 3 Tersangka Jaringan Narkoba
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU