Home  / 
Teken MoU Kerjasama dengan KPUM
Investor Taiwan dan Malaysia Bangun Pabrik Senilai USD 1 Miliar di Sumut
Jumat, 13 April 2018 | 11:24:22
Drs Jabmar Siburian MM
Medan (SIB) -Investor Taiwan dan Malaysia menandatangani MoU kerjasama pembangunan pabrik di Sumut dengan nilai USD 1 miliar atau Rp13 triliun di kantor pusat Inkud Jakarta, pekan lalu. Dalam Mou tersebut disepakati bahwa modal pembangunan berasal dari Taiwan, bahan baku dari Malaysia, sedangkan KPUM menjadi distributor produk.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum KPUM Drs Jabmar Siburian MM yang mewakili pihak KPUM, Rabu (11/4) di Medan. Disebutkan, pabrik yang akan dibangun akan memroduksi  sparepart kendaraan bermotor, oli, GPS , hingga pabrik pengolahan kelapa sawit dan produk turunannya.

Menurut Jabmar yang juga Ketua Umum Dekopin Wilayah Sumut itu, pabrik direncanakan dibangun di wilayah Deliserdang atau Serdangbedagai. Produksi pabrik direncanakan untuk kebutuhan armada KPUM  kurang lebih 5.000 unit ditambah lagi untuk Taxi Online KPUM maupun dipasarkan untuk umum.

"Seperti oli dan sparepart kendaraan akan membantu  pemilik armada, karena KPUM menjualnya  kepada anggota dengan cara mencicil," ujar Jabmar  didampingi istri, Dra Defriaty Tamba, yang merupakan Wakil Ketua DPRD Serdangbedagai.

Ketika ditanya apakah rencana pendirian pabrik itu sudah didaftarkan ke Badan Penanaman Modal, Jabmar mengaku dalam waktu dekat akan dilaporkan. Tetapi ia belum dapat memastikan apakah perizinannya akan dikeluarkan Pusat Penanaman Modal Nasional, atau cukup dari Badan Penanaman Modal Daerah. "Kita optimis investasi dari luar negeri ini terealisasi. Untuk kebutuhan Oli armada KPUM yang berjumlah 5.000 unit, pabrik sudah layak berproduksi", tegasnya.

Manfaat lain  investasi dari luar negeri itu lanjut Jabmar, perekonomian di wilayah Sumut akan lebih menggeliat dengan masuknya modal yang tidak tanggung-tanggung yakni sekitar Rp13 triliun. Kemudian tenaga kerja lokal akan tertampung ratusan bahkan ribuan orang, sehingga dapat mengurangi pengangguran. Selebihnya, tingkat perputaran uang di sekitar wilayah pabrik akan cukup tinggi dan akan berimbas kepada peningkatan pendapatan masyarakat. (R7/c)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Pilot Lupa Nyalakan Pengatur Tekanan Udara, Puluhan Penumpang Pesawat India Alami Pendarahan
KPK: Total Pengembalian Uang Kasus Suap DPRD Sumut Rp7,15 M
Poldasu Tetapkan 5 Anggota DPRD Tapteng Tersangka Kasus Dugaan Mark Up Perjalanan Dinas
Jokowi-Ma ruf No 1, Prabowo-Sandiaga No 2
Brigjen Pol Mardiaz Dilantik Jadi Wakapoldasu
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU