Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Sri Mulyani: Kalau Mau Industri Kreatif Maju, Izin Jangan Dipersulit
Sabtu, 7 Oktober 2017 | 12:16:35
Jakarta (SIB) -Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui bahwa pelaku ekonomi kreatif membutuhkan suasananya yang nyaman, aman dan tidak memberatkan dalam masa mengembangkan ide kreatifnya.

Hal tersebut diungkapkannya pada saat menjadi salah satu pembicara di acara Ideafest 2017 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (6/10).

Dukungan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat yang terbilang sebagai pelaku ekonomi kreatif pemula akan dijamin dari segi perizinannya.

"Dari masyarakat seperti Anda ini adalah pemerintah itu mbok ya jangan ganggu, kalau bisa kalau kita ingin sesuatu izin-izin itu jangan sulit," ungkap Sri Mulyani.

"Ya kan kita mau mau punya ide bikin start up ijinnya banyak banget dari mulai pak RT, pak RW, lurah, camat, dan kemudian sampai ke bupati dan seterusnya belum lagi menteri keuangan minta supaya mempunyai NPWP pula ya kan," paparnya.

Sri Mulyani melanjutkan, untuk menciptakan suatu ide yang kreatif membutuhkan talenta dan kemampuan, bukan berlandaskan hanya pada bakat. Sebab, bakat juga membutuhkan untuk dilatih.

"Makanya pemerintah juga membuat vokasional itu yang disebut policy-policy extreme-nya," jelas dia.

Guna memberikan dukungan agar ide kreatif menjadi sebuah produk yang berkontribusi terhadap perekonomian, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini memastikan bahwa pemerintah akan meminimalkan proses perizinan untuk berusaha.

"Supaya kreativitas ini menjadi sesuatu economic activity yang bisa men-generate value, jangan terlalu dirugikan kayak gitu, makanya presiden selalu mengatakan simplify regulasi, perlu dihilangkan, kita simplify and be well do our best untuk mengurangi supaya Anda bisa menjadi ekonominya bergerak secara positif," tukas dia. (detikcom/f)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Jokowi Tunjuk Din Jadi Utusan Khusus Presiden untuk Dialog Agama
Pelapor Vonis Praperadilan Novanto Diperiksa MA 3 Jam
Komnas HAM: Ahmadiyah Korban Diskriminasi karena UU PNPS
Satpol PP Turunkan Spanduk Pengusiran Dubes AS di Dukuh Atas
MA Vonis Mati Agus Si Pembunuh 5 Nyawa Satu Keluarga
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU